Pria Misterius Racuni 27 Siswa SDN 08

0
83
27 Siswa SDN 08 mendapatkan perawatan di RSUD Sambas, akibat mengkomsumsi Ice Cream beracun, Foto : Joni

Sambas, BorneOneTV – Kurang lebih 27 orang Siswa SDN 08, Dusun Bindang, Desa Kartiasa Kecamatan Sambas, Rabu (8/3) diduga mengalami keracunan Ice Cream gratis yang dibagikan oleh seorang pria yang tidak dikenal saat Siswa SD tersebut sedang istirahat sekolah. Pembagian Ice Cream, berbentuk stick dan ice cream gelas plastik kecil berbagai warna disimpan dalam box.

Kejadian tersebut kata Kasat Reskrim Mapolres Sambas, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Raden Real Mahendra, sekitar pukul 09.00 wib, pada saat siswa sedang istirahat sekolah.

“Ciri-cirinya, badan kurus, rambut pendek, Kulit sawo matang, Baju kaos warna merah, Celana hitam pendek, Sepatu warna putih, Motor Vario Putih tidak menggunakan spion, membawa 2 box setreopom es krim yang di ketahui seri belakang sepeda motor PC. Untuk plat kendaraan tidak diketahui persis,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, pada saat jam istirahat pertama, salah satu saksi mata yang masih kelas 3 SD melihat didepan halaman sekolah ramai teman-temannya berkumpul.

Siswa SD N 08 Dusun Bindang Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Foto : Joni

Mendengar pembagian Ice Cream gratis, kata Raden, saksi ini pun lantas ikut pula mengambil ice jenis stick didalam box dan dimakan.

Usai menikmati berbagai jenis Ice cream tersebut, siswa yang ikut makan kemudian merasakan sakit pada bagian kepala dan perut.

“Menurut keterangan saksi, bahwa teman-temannya sakit setelah makan ice gratis,” terang dia.

Karena banyak siswa yang menangis  tidak tahan sakit, sehingga perihal tersebut mengundang kecemasan dari pihak sekolah yang lantas menghubungi Puskesmas.

Namun minimny peralatan dan tenaga medis di puskemas, membuat para siswa yang kondisi fisiknya lemah dan muntah-muntah di SD itu pun harus dirujuk ke RSUD Sambas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.   Menurutnya, hasil diagnosa pihak RSUD Sambas menyatakan bahwa para siswa tersebut mengalami gejala mual, muntah, sakit perut dan diare akibat makanan yang mereka komsumsi.

“Untuk yang dirawat di RSUD Sambas sebanyak 78 siswa, yang mengalami sakit dan muntah muntah sebanyak 27 orang dan kesemuanya usai mendapatkan perawatan sudah bisa pulang kerumah. Kasus ini kami perdalam dan sedang melakukan pengejaran,” pungkasnya. (jon)

 

 

(Visited 16 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here