Sutarmidji Minta BPOM Awasi Peredaran Beras Oplosan

oleh
H. Sutarmidji, SH, M.Hum, Wali Kota Pontianak saat memberi sambutan dalam seminar penobatan Sultan Pontianak IX. Foto : Jimi Ibrahim

BorneOneTV – Wali Kota Pontianak Sutarmidji meminta Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk lebih  aktif dalam pengawasan peredaran makanan di pasar.

Pengawasan yang lebih ketat ini seiring ditemukannya oleh tim satgas pangan Mabes Polri beras oplosan di salah satu gudang beras di Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.

Dirinya juga saat ini belum menerima adanya laporan terkait beras oplosan yang ada di Pontianak dari masyarakat.

“Saya minta Balai POM segera cepat tanggap dan tindakan atas penemuan beras oplosan yang sudah terjadi di Bekasi, agar beras oplosan tidak masuk ke Pontianak dan warga Pontianak tidak dirugikan. Kalau perlu kordinasi bersama Polda kalbar,” ungkap Sutarmidji usai menghadiri rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin 24 juli 2017.

Dikatakan dia, untuk saat ini iklan beras oplosan masih sering dijumpai melalui media televisi dan seharusnya iklan beras oplosan tersebut harus dihentikan seiring adanya penemuan beras oplosan tersebut.

“Iklan beras makyoss saja sering muncul di televisi, nah kenapa itu dibiarkan beredar. Seharusnya dihentikan agar masyarakat tidak terkecoh,” katanya.

Namun jikalau adanya temuan beras oplosan di kota Pontianak, dirinya secara tegas tidak akan segan segan mencabut  ijin usaha sebagai sanksi yang telah merugikan masyarakat.(Putra kudus)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *