Wali Kota Awang Ishak Ramaikan Bursa Pencalonan Gubernur Kalbar

oleh
Awang IShak. Foto: Liputan 6.com

BorneOneTV – Santernya nama Wali kota Singkawang Awang Ishak yang ingin mencalonkan diri sebagai wakil Gubernur Kalbar dibenarkan oleh juru bicara Awang, Andi Victorio, Minggu 30 Juli 2017.

“Kebetulan saya dapat tugas dari beliau untuk mengambil formulir, dan saya juga lagi nanti yang akan mengmebalikan formulirnya pada Senin atau Selasa besok. Diantara partai tersebut yang telah didaftarkan yakni PKPI, Hanura, PAN dan Nasdem,” ujarnya melalui telepon seluler.

Ia juga mengatakan merasa sangat disayangkan karena ada beberapa partai yang sudah tutup, sehingga pihaknya tidak lagi bisa mendaftar di partau tersebut. “Seperti golkar, itu sudah tutup pendaftarannya, jadi tidak bisa lagi,” katanya.

Ditanya apakan hanya mendaftar di empat partai tersebut, diakui Victorio bahwa Awang berharap juga bisa mendaftar di partai Gerindra, PPP, dan juga mungkin Demokrat.

“Artinya semua partai yang masih buka pendaftaran beliau akan masuk, karena beliaukan bukan orang partai, jadi bisa saja,” jelasnya.

Disinggung masalah peluang, menurut Victorio sangat besar, sebab Awang ini sudah tidak asing lagi untuk masyarakat Kalbar, dan beliau juga munkin merupakan yang paling senior dari kandidat yang lain. Ia juga menilai Awang sangat berpeluang besar untuk menyatukan daerah Pantura sebab Beliau sudah dua priode Walikota Singkawang, artinya beliau ini lahir dari birokrasi.

“Kalbar ini besar, sedangkan beliau mungkin satu-satunya tokoh dari sisi utara sebagai kepala daerah muncul mendaftarkan diri jadi wakil gubernur. Sedangkan pak Gidot mendaftarkan diri sebagai Gubernur bukan wakil. Jadi cuma beliau berdua lah yang mendeglarasikan dari sisi utara, sementara bupati Sambas pada posisi siap mendukung,” bebernya.

Victorio juga menjelaskan bahwa hebatnya lagi bahwa sebelumnya Awang didorong oleh timya untuk posisi Gubernur, tapi Awang punye pertimbangan lain, akhirnya dia perintahkan untuk mengambil posisi wakil.

“Jadi pak Walikota kita ini punya pmikiran yang realistis. Beliau jug sangat percaya dengan survey, makanya sangat berhati-hati, karena dari hasil survey beliau ini populernya di wakil bukan gubernur bukan di gubernur,” pungkasnya.(Pul/Jabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *