36 Unit Motor Diamankan dari 11 Tersangka Kasus Curanmor di Ketapang

BorneOneTV – Jajaran Polres Ketapang mengamankan delapan tersangka dan 36 unit Barang Bukti (BB) sepeda motor dari hasil kejahatan Curanmor di Ketapang dan Kayong Utara Kalimantan Barat. Berdasarkan Laporan Polisi (LP), BB sebanyak 36 unit merupakan kasus kejahatan dari tahun 2016 hingga 2017.

“BB yang diamankan sebanyak 36 unit sepeda motor dari hasil kejahatan di Ketapang,  termasuk di KKU. Saat ini tersangkanya sudah diamankan dengan jumlah delapan orang. Pelaku mayoritas dari KKU dan sebagian dari Ketapang,” kata AKBP Sunario, Selasa 1 Agustus 2017.

Sunario mengungkapkan, dari delapan tersangka yang diamankan ada satu orang residivis. Dimana sudah beberapa kali melakukan kejahatan khususnya curanmor. Menurutnya dari keseluruhan tersangka yang diamankan bisa dikatakan sindikat.

“Kalau kita lihat kasusnya bisa dikatakan sindikat. Pasalnya, dari delapan orang tersebut ada pemetik dan penjual,” ungkap Sunario.

Diakui dia, sementara ini masih ada dua DPO yang sedang dalam pengejaran anggota polisi. Namun, satu orang sudah menyerahkan diri, yakni dari Pulau Maya KKU.

Dijelaskan dia, mengenai lokasi TKP pencurian dan penjulan dari hasil curian menyebar. Diataranya pelaku beraksi di Kecamatan seputaran Kota Ketapang . Sementara penjualan diantaranya sebagian ada dijual di KKU, seperti Pulau Maya dan Matan, bahkan salah satu pembeli adalah oknum guru di kabupaten ketapang, yang tertipu oleh modus para pelaku.

Kemudian, jika dilihat dari kondisi motor, semua nomor mesin sudah digesek. Sehingga ketika menjual mereka  mengatakan lessing. Terlebih sebagian dalam jok motor hasil curian ada STNK nya.

“Sehingga saat dijual, mereka (pelaku-red) mengatakan kendaraan tersebut aman dan tidak ada maslah,” jelas dia.

Ia menambahkan, semua pelaku yang diamankan, berdasarkan LP sejak tahun 2016 hingga 2017. Kemudian, dari keseluruhan pelaku ada dua orang yang dilumpuhkan dengan timah panas lantaran saat dilakukan penangkapan mencoba memberikan perlawanan.

“Untuk ancaman, dikenakan pasal 365 dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun. Kemuadian ada yang pasal 480 juga sebanyak empat orang,” tegasnya. (Rossi Yulizar)

(Visited 79 times, 1 visits today)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here