184 Warga Binaan di Singkawang Dapat Remisi Kemerdekaan

0
19
Ilustrasi

BorneOneTV – Sebanyak 184 warga binaan Lapas kelas II B Singkawang mendapatkan remisi pada upacara peringatan HUT RI ke 72 yang berlangsung di Lapas Kelas IIB Singkawang tersebut.

Dikatakan Kalapas Kelas II B Singkawang, Sambiyono bahwa dari 184 warga binaan Lapasnya tersebut yang mendapat remisi, dua diantaranya langsung bebas.

“Ada dua warga binaan yang dinyatakan bebas melalui remisi kali ini, karena berdasarkan perhitungan masa tahanannya telah berkurang, mereka diantaranya Uray Aditya dengan kasus jambret dan Syarif M Ikhsan dengan kasus curanmor,” ujarnya, Kamis 17 Agustus 2017.

Sambiyono juga menjelaskan pemberian remisi bisa dilakukan apabila Narapidana yang bersangkutan telah menjalani hukuman di Lapas minimal 1 bulan dan maksimal 6 bulan. Untuk 184 Narapidana yang mendapatkan remisi tahun ini, menurutnya masa tahanan yang dijalani berbeda-beda pula.

“Pengurangan masa tahanan ini juga berbeda-beda dari satu bulan hingga enam bulan. Untuk yang satu bulan ada 47 orang, dua bulan ada 45 orang, tiga bulan ada 75 orang, empat bulan ada 12 orang, lima bulan ada 3 orang dan enam bulan ada dua orang,” katanya.

Untuk Napi yang mendominasi penerimaan remisi, dikatakan Sambiyono yang terjerat kasus pidana umum. Tentu saja untuk mendapatkan remisi haruslah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

“Warga binaan lapas yang mendapatkan remisi tidak pernah melanggar tata tertib, mengikut program pembinaan dan tidak membuat kekacauan di lapas,” terangnya.

Dia pun berharap yang mendapat remisi dapat lebih baik lagi, terkhusud untuk kedua warga binaan yang bebas tersebut, agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya.

“Serta tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di masyarakat. itu harapan kita kepada mereka,” pungkasnya.

Sementara Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Bujang Sukri yamg menjadi pemimpin apel di Lapas mengatakan, bahwa ia berharap warga binaan dapat memaknai dengan baik hari kemerdekaan. Dimana untuk meraih kemerdekaan pejuang bangsa rela mengorbankan jiwa raga.

“Dengan ini kita berharap kepada penghuni lapas, khususnya warga binaan dapat memaknai ini dengan baik, dan yang pastinya menjadi pribadi yang lebih baik setelah mendapat pembinaan di lapas ini,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga berpesan, agar warga binaan dapat berprilaku baik selama masa pembinaan sehingga kedepannya dapat menjadi warga negara yang taat aturan.

“Untuk warga binaan yang dinyatakan bebas setelah mendapatkan remisi di hari kemerdekaan ini, diharapkan bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari,” pungkasnya.(daeng/jabu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here