Andreas Asan Meregang Nyawa Usai Tertembak Senapan Angin

oleh
Polisi dari Polres Kapuas Hulu saat mengamankan tempat kejadian perkara. Foto: ist

BorneOneTV – Andreas Asan (71) warga Desa Tanjung Keliling, Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu, harus meregang nyawa lantaran terkena peluru senapan angin yang ditembakan oleh Laurensius Hebra (38) pada Sabtu 2 September 2017.

Berdasarkan informasi yang didapat BorneOneTV, kejadian tersebut bermula ketika korban Andreas Asan datang ke rumah tersangka dengan membawa sebilah senjata tajam sambil berteriak ingin membunuh tersangka.

Merasa terancam tersangka Laurensius lansung pergi ke dalam kamar mengambil senapan angin yang sudah dimasukan peluru, dan langsung menembakan senjata api tersebut ke Anderas Asan.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi ketika dihubungi melalui telepon selular membenarkan ada kejadian pembunuhan atas nama Andreas Asan, dari kecamatan Seberuang.

“Pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Polsek Seberuang dan anggota polsek juga lansung melakukan olah TKP, dan memeriksa saksi-saksi saat kejadian,termasuk Kepala Dusun yang mengetahui dan melaporkan kejadian tersebut,” ujar Kapolres.

Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak gegabah dalam mengbil tindakan dan main hakim sendiri.

“Seperti yang terjadi kasus Andreas Asan ini, dan tak terulang pada kasus yang sama,” pungkas Kapolres. (Mulyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *