Gubernur Kalbar Drs Cornelis, MH melakukan pemotongan bambu muda ( Pancung Buluh Muda) sebagai tanda dibukanya acara PSBD Tahun 2017 se Kabupaten Ketapang.(foto Tim )

Ketapang ,BorneoneTv ,Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Drs Cornelis, MH membuka Rapat Kerja Pentas Seni Budaya Dayak (PSBD) yang dipusatkan dk Kabupaten Ketapang, Minggu (19/11).

Menurut Drs Cornelis, MH, yang juga Gubernur Kalbar, ini sangat bermanfaat untuk membangun masyarakat Dayak bersama-sama suku lain dan Pemerintah. Terutama dalam rangka percepatan pembangunan.
“Melalui organisasi DAD bisa membantu pemerintah melakukan pembangunan fisik maupun non fisik. Misalnya memberikan berbagai pemahaman kepada masyarakat Dayak pedalaman yang benar terhadap berbabagi hal,” pinta Drs Cornelis, MH, saat menghadiri Raker psbd di Kabupaten Ketapang.
Terkait musyawarah adat khususnya pada pemilihan Ketua DAD Ketapang, Cornelis mengatakan harus dilakukan secara musyawarah mufakat serta tidak melanggar prosedur dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD ART).
“Utamakan musyawarah mufakat dalam memilih ketua. Pilihlah yang mau mengabdikan dirinya untuk kepentingan bersama. Organisasi ini adalah orang-orang sosial karena tidak ada gajinya apalagi tunjangan,” kata Cornelis.
Sementara itu,  Bupati Ketapang Martin Rantan, menegaskan Pemerintah Kabupaten Ketapang mendukung kegiatan budaya seperti ini,  serta mempersilakan bagi organisasi etnis lain menyelenggarakan kegiatan serupa atau lain sebagainya yang positif.
“Misalnya hari ini Dayak, mungkin yang akan datang oleh Melayu, Jawa, Tionghua, Madura, Batak dan lain-lain. Silakan gunakan tempat ini,” ajak Martin Rantan.Dikatakannya, Pentas Seni Budaya Ketapang tak hanya untuk kegiataan suku,tapi juga boleh digunakan untuk kegiatan keagamaan atau lainnya.“Silakan gunakan asalkan untuk kemajuan daerah Ketapang ini,” Ujar Martin.
Ia berharap pada kegiatan DAD ini bisa melestarikan adat dan budaya khususnya Dayak, serta menjadikan moment menciptakan rasa aman pada masyarakat. Termasuk dalam hal dunia usaha, sosial kemasyarakatan dan lain-lain.Ketua Panitia Alexander Wilyo menjelaskan, Pentas Seni dan Budaya Dayak Kabupaten Ketapang yang digelar dari tanggal 19 hingga 25 November 2017 itu, menurut Alexander, diikuti sebanyak 1000 peserta dari kecamatan se Kabupaten Ketapang. Rangkaian acaranya terdiri dari  acara pembukaan PSBD, yang akan dilangsungkan pada siang hari ini, dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran,  display/pawai/carnaval budaya, dan ritual adat di Tugu Tolak Bala, Jl. A. Yani, Ketapang.

“Sedangkan kegiatan lainnya, seperti perlombaan olahraga tradisional akan diadakan setiap sore, mulai tanggal 20 – 25 November 2017. Perlombaan tradisional yang akan digelar adalah menyumpit perorangan dan beregu, pangkak gasing perorangan dan beregu, tongkat longgak putra, tengkuyung berambeh putra/i, rotan segulong putra/i, memasak makanan tradisional Dayak, memindang beras, melukis perisai, melukis kanvas, becuncong putra, dan mendongeng Dayak”, terang Alexander.

Untuk pementasan dan pertunjukan seni, lajut Alexander, akan dilaksanakan setiap malam, mulai dari tanggal 19-25 November, pukul 19.00-selesai.Pentas dan pertunjukan seni ini meliputi pertunjukan dan festival tari Dayak kreasi, festival pop singer dewasa putra/i dan festival busana Dayak dewasa putra/i.

Kemudian Alexander juga menjelaskan, di penghujung PSBD akan digelar juga acara ritual penutup. Ritual penutup ini akan dilakukan oleh para sesepuh dan tetua adat Dayak di Kabupaten Ketapang. (LAY).

 

(Visited 16 times, 1 visits today)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here