foto take:Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa ketika membuka pelatihan satuan tugas pemadam kebakaran (Satgas Damkar) di Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak.

Landak,BorneoneTv,Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa membuka secara resmi Pelatihan Satuan Tugas Pemadam Kebakaran (Satgas Damkar) yang dilaksankan oleh PT. Citra Niaga Perkasa (CNP) dan PT. Temila Agro Abadi (TAA) merupakan anak perusahaan Felda Global Ventures Holding Bhd (FGV) di Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat pada Senin (04/12).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan perubahan iklim yang terjadi saat ini menyebabkan Pemerintah beserta masyarakat serta pihak perusahaan harus tanggap menghadapi bencana yang mungkin akan terjadi. Pada musim kemarau, wilayah Kecamatan Sebangki seringkali memiliki jumlah titik hotspot yang banyak dibandingkan wilayah lain.

“Ketika musim kemarau, daerah sekitar sini (Kec. Sebangki, red) merupakan daerah dengan banyak sekali hotspot. Hotspot itu adalah titi api, titik panasnya. Oleh karena itu pihak perusahaan pada hari ini telah menginisiasi pelatihan dan bantuan untuk pemadam api,” kata Karolin Margret Natasa.

Pada prinsipnya, tambah Karolin, Masyarakat akan dilatih bagaimana cara mendeteksi secara dini, pelaporan serta cara memadamkan api pada areal yang terbakar dengan menitikberatkan pada aspek keselamatan para petugas.  “Nanti yang menjadi penanggungjawabnya adalah Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Polres dan Kodim,” kata Karolin.

Karolin berharap pelatihan yang diprakarsai oleh pihak managemen PT. CNP dan PT. TAA tersebut memberikan dampak yang baik bagi masyarakat dalam menjaga kawasan dari bencana kebakaran serta Bupati Millenial itu berpesan bantuan yang diberikan dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk tujuan menunjang kinerja tim satgas damkar. “Jangan dipake ngedompeng ya. Lalu dipakai untuk dompeng nanti mesinnya. Itu mesin Robin, jangan ya. Itu untuk persiapan kita menghadapi musim kemarau yang akan datang,” celetuk Karolin.

Sementara itu, Pimpinan FGV (PT. CNP dan PT. TAA) Mohamed Affandi Mohamed Yusof menyampaikan apresiasi nya kepada Pemerintah Daerah atas partisipasinya membantu Perusahaan dalam mensosialisasikan kegiatan Pelatihan Petugas Pemadam Kebakaran tersebut. “Saya selaku pimpinan perusahaan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dimana telah membantu kami dalam berbagai hal termasuk kegiatan pada hari ini,”

Affandi juga melaporkan luas lahan PT.CNP mencapai 5 ribu hektar dan untuk PT. TAA mencapai 3 ribu hektar, sehingga total luas area perkebunan FGV mencapai 8 ribu hektar. “Kedepan mungkin akan ada penambahan sekitar 5 ribu hektar, dan apabila luas sudah cukup memadai, pihak perusahaan akan membuat pabrik. Saat ini jumlah karyawan di kedua perusahaan kami mencapai 600 orang. Sebenarnya kebutuhan untuk karyawan hanya sekitar 400 orang, tetapi kami melihat tingginya keinginan masyarakat untuk bekerja, sehingga kami menambah lagi karyawan. Tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan bertambah,” ujar Affandi.

Selain itu, Affandi juga melaporkan kegiatan pelatihan Petugas Pemadam kebakaran melibatkan 5 Desa di Kecamatan Sengah Temila yakni Desa Sebangki, Desa Sungai Sega’, Desa Rantau Panjang, Desa Kumpang Tengah dan Desa Agak serta Stagas Damkar PT. CNP dan PT. TAA.

Bupati Karolin dengan didampingi managemen FGV menyerahkan bantuan 5 unit mesin pompa air kepada petugas pemadam kebakaran yang akan dilatih serta meresmikan perumahan karyawan PT. Citra Niaga Perkasa dan PT. Temila Agro Abadi. (LAY).

(Visited 4 times, 1 visits today)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here