Pengusaha Keramba Waspada dampak cuaca buruk

0
84
foto tambak yang sudah direnovasi

Mempawah , Borneonetv. Mengantisipasi datangnya arus deras akibat banjir kiriman, sejumlah pengusaha keramba jaring apung di Mempawah terlihat membenahi keramba, termasuk memperkuat fondasi dan tambatan keramba. Langkah ini diambil agar keramba yang mereka miliki tak hanyut diterjang arus deras.

Dendi, salah seorang pengusaha keramba jaring apung di Mempawah mengaku dirinya sudah jauh-jauh hari mengambil langkah antisipasi banjir. Fondasi dan tambatan keramba miliknya sudah diperkokoh. Caranya dengan menambah tiang pancang tempat penahan keramba agar tak hanyut.“Jika tidak dikuatkan fondasinya, bisa-bisa keramba kita hanyut. Karena arus air sangat kuat,” katanya kepada Borneonetv.

Meski demikian, Dendi tak menampik apa yang dilakukannya ini bisa saja sia-sia jika ada kayu besar dari perhuluan sungai terbawa arus dan kemudian menghantam keramba miliknya maupun yang lainnya.“Semoga saja tidak ada ranting atau batang pohon besar yang hanyut. Ini bisa membahayakan keramba kami,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, Dendi mengatakan, Kecamatan Mempawah Hilir dan Mempawah Timur, sudah tergenangi air, termasuk sebagian Pasar Mempawah dan rumah penduduk. “Meski debit air masih dalam batas ambang normal dan surut menjelang siang, namun warga khawatir banjir besar yang pernah terjadi 10 tahun silam terjadi lagi,” tuturnya. (yanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here