Talkshow Inspiring Bersama Pontianak Hijabers Community

oleh -11 views
foto jk

Pontianak Borneonetv . Anggota DPD RI, Hj Rubaety Erlita, S. Sos, SH berharap adanya acara hijab community hijabers ini merupakan perpanjangan tangan wanita muslimah, bagaimana kesadarannya untuk memakai jilbab

“Tentu kita berharap ke depan makin banyak lagi yang mengikuti jejak,” Katanya saat menghadiri acara talkshow inspiring bersama Pontianak Hijabers Community, di gedung Zamrud, Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Senin (25/12) malam.

ia berpesan kepada wanita Indonesia khususnya di Kalbar, apabila ada kesempatan untuk bekerja dan berkarya maka jalanilah dengan penuh tanggung jawab, baik itu dalam keluarga maupun karirnya agar aman dan baik, tetap menjadi keluarga sakinah, mawaddah dan warrahmah.

“Jadi kita imbau kepada keluarga, terutama kepala keluarga apabila istrinya atau keluarganya ingin terjun ke dunia politik, tolong diberi kesempatan. Kalau dia mampu dan bisa bertanggungjawab kenapa tidak. Karena perempuan ini sekarang di zaman era globalisasi tidak adalagi penghalang bagi wanita untuk berkarya dan berkarir. Harapan kita ke depan semakin banyak lagi, tumbuh generasi penerus terutama kaum wanita untuk berkiprah di dunia politik. Untuk mengisi kuota 30 persen ini karena sampai saat ini belum terpenuhi. Di DPR RI saja dari 400 sekian kaum laki2, perempuan cuma 97 orang. DPD RI juga sama laki-laki 98, prempuan hanya 34 orang. Jadi sebenarnya kesempatan itu peluangnya sangat besar. Cuma untuk menutupi dan mengikuti ini perempuan belum ada kesempatan terutama dukungan dari keluarga,” katanya.Ia berharap kedepan bagaimana partisipasi keikhlasan keluarga untuk mendukung kiprah perempuan di dunia politik.Sebenarnya kita perlu pahami di Al-quran bahwa siapapun dia, maupun dia orang belum baik atau merasa sudah baik dari segi ibadahnya atau tidak, wajib menggunakan hijab ketika sudah baligh atau sudah haid.

“Itu sudah dibiasakan sejak dini menggunakan hijab, karena itu adalah identitas kaum muslim. Dan kita harus bangga. Itu juga akan menjaga kita dalam pergaulan, menjaga kita dalam perilaku, membuat diri kita menjadi lebih baik, meskipun belum sempurna kita berusaha memperbaiki kualitas ibadah kepada Tuhan dan sesama manusia,” timpalnya.

“Sebenarnya bagaimana hijab itu membuat kita memiliki kelebihan. Kalau misalnya itu dibatasi karena pergaulan atau dibatasi karena sesuatu hal yang tidak baik maka tidak masalah,” jelasnya.

Dilanjutkan Rubaety, Kalau dibatasi oleh sesuatu yang baik kenapa tidak. Karena sebenarnya menggunakan hijab, semua kantor sudah welcome baik di sekolah.

“Kalau dulu era tahun 1990-an sangat sulit. Kalau yang gunakan hijab, itu orangnya sholeh banget. Misalnya orang melakukan kesalahan lalu hijabnya disalahkan, bukan seperti itu. Hijab hukumnya wajib seperti memakai pakaian. Kalau kita berjalan tidak berpakaian tentu melanggar norma. Itu juga dalam norma agama, bahwa muslim harus memakai hijab,” pungkasnya.

Diketahui, acara tersebut digelar Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kalbar, talkshow inspiring bersama Pontianak Hijabers Community, di gedung Zamrud, Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Senin (25/12) malam kemaren .(Jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *