Tolak Politik Identitas dan SARA

0
8

Pontianak-,Borneonetv .Sudah tiga Lembaga survei nasional mencatatkan elektabilitas Milton – Boyman tertinggi dibandingkan pasangan homogen lain, yakni Midji- Norsan dan Karolin – Gidot.  Artinya makin menunjukan sentimen etnik dan agama yang jadi andalan pasangan hamogen ini, tidak dapat  dijual ke masyarakat Kalimantan Barat.
Ini menunjukan bahwa memang masyarakat Kalbar sangat plural dan sangat toleran. Dimana memilih seorang kepala daerah sudah bukan berdasarkan kesamaan etnik ataupun agama. Bahkan, catatan yang mengatakan Pilkada Kalimantan Barat paling  berpotensi konflik kata Intelejen  itu pun tidak benar.
“Makanya sangat jelas kalau masyarakat Kalimantan Barat memilih Milton – Boyman dalam berbagai survei, menunjukan kalau rakyat lebih memilih pasangan kepala daerah yang lebih punya prestasi dan pengalaman, serta tidak berpegang pada politik dinasti,” kata Arief Poyuono, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, yang baru-baru ini turun ke Kalbar.
Tetapi kata Arief, dirinya tidak menjadikan hasil hasil survei sebagai pegangan, dimana Milton – Boyman paling unggul elektabilitasnya.
“Hasil survei ini hanya menjadi semangat tim Milton – Boyman untuk terus maju dan bergerak bersosialisasi dan berjuang,” jelas Arief.
Untuk itu pinta Arief, agar masyarakat Kalbar aktif ikut mengawasi jalannya Pilkada Kalbar. Karena potensi kecurangan dan pengelembungan DPT serta suara, bahkan money politik akan bisa terjadi.
“Mari Kita awasi Pilkada Kalbar agar berlangsung damai, tertib dan fair. Serta kita tolak politik Identitas dan sara,” tegas Arief.(lam)

(Visited 80 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here