Pejabat Daerah Harus Dukung Reformasi Birokrasi

Jakarta-BorneoneTV. Penjabat Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji, meminta para pejabat daerah harus dapat sungguh-sungguh untuk mendukung birokrasi reformasi pemerintahan.

Hal tersebut ditegaskannya usai menandatangani komitmen bersama dengan  Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, dalam  Rapat Pimpinan Instansi Peserta Pelatihan Reform Leader Academy di Graha Makarti Bhakti Nagari Gedung Pusat Latihan LAN RI Jakarta, Rabu (14/3).

“Inti MoU yang isinya  berkomitmen dengan sungguh-sungguh mendukung Reformasi Birokrasi Pemerintahan yang potensial dalam memimpin Organisasi Birokrasi. Saya merasa bertanggung jawab untuk memberikan dorongan kepada para pejabat yang berpotensial untuk reformasi birokrasi, dengan memberikan kesempatan untuk mengikut sertakan dan dikirim Diklat Reform Leader Academy ( RLA),” kata Dody Riadmadji.

Dikatakannya, wajib secara serius untuk  mengikuti perkembangan dan mengikuti tentang bagaimana nasib alumni-alumni yang pernah mengikuti Reform Leader Academy.”Kehadiran saya serta menandatangani komitmen bersama salah satunya mengiktui dari perkembangan Reform Leader Academy,” jelasnya.

Selain itu kelemahan secara umum kaitannya dengan persoalan untuk mengikuti para alumni yang dharapkan menjadi sebagai motor untuk reformasi birokrasi itu. Oleh sebab itu disarankan kepada BLH dan Ketua LAN supaya mengikuti alumni- alumi yang sudah mengikuti RLA  terus dilanjutkan.

Pj Gubernur Kalbar juga pernah memberikan pembekal di LAN bagi para Pelatihan Diklat Reform Leader Academy  juga berharap para pejabat di Kalbar bisa mengikuti Reform Leader Academy (RLA) kedepanya.

Diharapkan para peserta  Reform Leader Academy memiliki konsistensi dan berintegritas untuk menjalankan kegiatan fermasi Birokrasi, dapat meningkatkan kualitas reformasi birokrasi di Indonesia.

Untuk itu diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk oleh pimpinan instansi. Adanya dukungan terhadap pelaksanaan RLA tersebut diharapkan akan menjadi akselerasi untuk birokrasi yang lebih baik bagi masing-masing instansi maupun nasional,

“Aparatur Sipil Negara sebagai pelayan masyarakat harus memiliki integritas yang tinggi. Tidak mudah membangun citra birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani. Dengan semangat reformasi birokrasi dan komitmen yang tinggi, kita bisa membuktikan bahwa kita mampu menjadi ASN yang bermartabat dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, perbaikan kualitas pelayanan publik didaerah baik Kabupaten maupun Kota dapat dilaksanakan dengan waktu yang tidak terlalu lama apabila ada komitmen dari para pimpinan.

“Sebagai pucuk tertinggi, pimpinan dirasa dapat menjadi sebuah motivator bagi para pegawai sebagai penyelenggara layanan untuk dapat memperbaiki kualitas pelayanan publik,” pesanya. (Lay).

 

 

(Visited 11 times, 1 visits today)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here