Lat Pra Ops Bina Karuna Kapuas 2018

0
105

Pontianak, BorneoneTV. Kalimantan Barat Bulan April telah memasuki musim kemarau, untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polda Kalbar melaksanakan Lat Pra Ops Bina Karuna Kapuas 2018 di Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar, Rabu (4/4) pagi ini.

 

Wilayah Kalimantan Barat dianggap rawan Karhutla karena dari data Hot Spot, Kalbar termasuk tinggi dan ada 184 wilayah yang rawan Karhutla di wilayah Kalbar.

Penyebab Karhutla sebagian besar kesengajaan masyarakat untuk membuka lahan untuk bercocok tanam.

Hal itu membuat Kepolisian untuk mencegah bagaimana Karhutla tidak ada di Wilayah Kalbar. Mulai dari upaya Preventif, Prentif dan penegakan hukum.

“Sosialilasi sudah dilakukan di seluruh daerah mulai dari hilir sampai ke hulu, himbawan sudah disampaikan, pencegahan sudah dilakukan dengan membangun Kanal-kanal air, sinergi antar instansi terkait sudah dilakukan dan penegakan hukum juga sudah dilakukan, namun kita lebih tingkatkan lagi upaya-upaya tersebut sehingga dapat menekan angka Hot Spot di Kalbar,” Wadir Binmas Polda Kalbar, Akbp Nasir Satriabuana.

Wadir Binmas Polda Kalbar menghimbau kepada masyarakat Kalbar untuk tidak membuka lahan dengan membakar karena dampak dari kebakaran hutan dapat menimbulkan kabut asap sehingga dapat mengganggu Kesehatan, Perekonomian dan Penebrangan Pesawat.

Pelaku Karhutla dapat di penjara 10 tahun dan denda 1 Miliar sesuai dengan UU no. 41 tahun 1999 kehutanan dan UU no. 39 tahun 2014 tentang Perkebunan.

(Visited 61 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here