Program Sejuta Rumah Masih Terkendala Regulasi

0
10

Pontianak ,BorneoneTv .Ketua  DPP Asosiasi  Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi ),Junaidi Abdilah  Dalam Sambutannya pada MUSDA V   Apersi kalbar  di Hotel Orcard  Pontianak pada kamis (5/4 ) menyatakan dalam rangka  merealisasikan target sejuta rumah untuk rakyat miskin  perlu dukungan pemerintah pusat hingga di daerah,Hambatan regulasi mesti menjadi perhatian guna menyediakan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah pusat meluncurkan program sejuta rumah bersubsidi untuk rakyat berpenghasilan rendah, tersebar di seluruh wilayah Indonesia ,menurut data  Apersi ,Provinsi jawa barat terbesar dengan 49 ribu unit tercapai melampui target sebanyak 50 ribu unit , sedangkan Kalimantan barat masih stabil diangka 7 ribu unit , tercapai targetnya untuk tahun 2017.

Merealisasikan program sejuta rumah masih terkendala regulasi yang cenderung berbeda antara pemerintah pusat dengan daerah , namun adanya sinergi berbagai hambatan itu dapat diselesaikan,Ungkap  Ketua DPP APERSI  ,Junaidi  Abdilah kepada media .

APERSI  menargetkan 130 ribu unit tercapai , ketua DPP APERSI  optimis pihaknya dapat merealisasikan target rumah subsidi dengan dukungan regulasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah

Program sejuta rumah terancam tidak terlaksanaka , tanpa adanya sinergi semua pihak

Menurut salah  satu anggota DPD APERSI  Kalbar ,Joko Ariyanto s,untuk saat  ini pertumbuhan perumahan subsidi dan non subsidi di Pontianak  berkisar  antara 20 sampai 30 persen ,setiap tahun , namun masalah fluktuasi harga tanah juga menjadi salah satu faktor penghambat , disamping itu infrastruktur di daerah pinggiran belum adanya penerangan dan air bersih .(Wuri /Tono)

(Visited 36 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here