Modernisasi Pertanian, Karol-Gidot Wujudkan Ketahanan Pangan Kalbar 

0
19
take :Carolin silaturahmi ke petani di Bengkayang

Bengkayang ,Borneonetv .Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang berharap Karolin-Gidot bisa memodernisasi sistem pertanian sehingga bisa mewujudkan ketahanan pangan wilayah Kalimantan Barat.

“Seperti yang kita ketahui, daerah ini, sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup dari bertani dan berkebun. Kami mengharapkan agar ketika terpilih nanti, Ibu Karolin dan bapak Gidot bisa memaksimalkan potensi pertanian yang ada disini,” kata Sumarno, saat menghadiri kegiatan kampanye pasangan Karolin-Gidot di Kecamatan 17, Kabupaten Bengkayang, Kamis malam.

Warga transmigrasi dari Jawa Tengah tersebut menambahkan, selama ini masyarakat yang ada di sana mengandalkan pertanian dengan sistem tradisional. Dirinya sangat berharap, dia dan petani lainnya yang ada disana bisa mendapatkan bantuan peralatan pertanian modern, agar bisa memaksimalkan hasil pertanian yang ada.

“Melihat visi dan misi ibu Karolin dan Pak Gidot yang juga memfokuskan pada bidang pertanian, kami jelas mendapatkan harapan akan suatu perubahan dari hidup kami kedepan, karana, jika pemimpin suatu daerah memberikan perhatian pada bidang pertanian, maka akan mewujudkan ketahanan pangan bagi daerah itu,” katanya.

Untuk itu dia mengajak masyarakat Kecamatan 17 lainnya untuk ikut memenangkan pasangan Karoli-Gidot, untuk mewujudkan Kalbar lebih hebat ke depan.

“Kami juga sudah sepakat, untuk masyarakat Kecamatan 17 ini, siap memenangkan pasangan ibu Karolin dan Gidot pada pilgub Kalbar nanti,” kata Sumarno.

Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan, tanpa diminta masyarakat Bengkayang, dirinya juga sudah siap memperjuangkan mekanisasi pertanian bagi para petani yang ada di Kalbar untuk menunjang peningkatan pertanian di provinsi itu.

“Pertanian merupakan salah satu dari tujuh program prioritas yang akan kita jalankan saat dipercayakan masyarakat Kalbar untuk memimpin provinsi ini nanti. Makanya, salah satu upaya untuk meningkatkan potensi pertanian tersebut, adalah dengan mekanisasi pertanian,” kata Karolin.

Menurutnya, pertanian yang ada di Kecamatan 17 Bengkayang itu tentu memiliki potensi besar untuk di kembangkan, mengingat masih banyak lahan yang belum tergarap.

“Untuk menggarap lahan itu, jika di lakukan dengan mekanisme pertanian yang baik, tentu potensinya akan lebih maksimal.

Selama ini, kata Karolin, Sangau Ledo dan Kecamatan 17 menjadi salah satu daerah penghasil sayur-mayur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sanggau Ledo.

Menurutnya, dengan melihat besarnya potensi sayur mayur dan perkebunan yang ada di Kecamatan 17, akan menjadikan sayur mayur menjadi program unggulan di dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Selain sayur mayur, pertanian dan perkebunan juga akan menjadi program utama untuk Kecamatan 17 di dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga, tentunya ini yang akan kita dorong, selain dari sarana infrastruktur yang ada, untuk menopang potensi itu,” katanya. (LAY).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here