Posyandu Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

0
18

Mempawah, Borneonetv.Pos pelayanan terpadu (Posyandu) memiliki peran penting dan strategis. Selain sebagai wadah memantau kesehatan bayi, balita dan ibu hamil, Posyandu juga menjadi tempat alih informasi serta pembinaan keterampilan masyarakat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mempawah, dr. Sahaerul Faridin, melalui Kepala Seksi Promkes, Utin Erni Savitri, saat melakukan penilaian lomba penilaian Posyandu, di Posyandu Cempaka, Gang Gusti Khaidir I, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kamis (3/5/2018), kemarin.

“Posyandu merupakan ujung tombak dalam upaya peningkatan kesehatan di masyarakat. Oleh karena itu, kita melakukan penilaian terhadap posyandu, agar dalam pelaksanaan kerjanya sesuai dengan apa yang diharapkan, yaitu terciptanya derajat kesehatan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, beberapa indikator penilaian diantaranya pengetahuan kader, keaktifan posyandu, tanaman obat keluarga (toga), program terintegrasi dinas lain menjadi indikator utama dalam suksesnya suatu posyandu dalam melaksanakan tugasnya di masyarakat.

“Untuk Posyandu Cempaka, hasilnya sangat memuaskan, karena terlihat camat beserta aparatnya bekerjasama dengan kader di bawah. Semoga keadaan Posyandu saat ini, bisa bersaing dengan Posyandu di kabupaten/kota lainnya,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan penilaian di 10 posyandu di 8 Kecamatan tersebut, lanjut Utin Erni, pihaknya tidak hanya melaksanakan penilaian, namun juga akan mengevaluasi dan melaksanakan pembinaan agar kualitas posyandu kedepan akan lebih baik.

“Dan keikutsertaan Kabupaten Mempawah mengikuti lomba ini juga bukan semata-mata mengejar juara, melainkan untuk melihat keberadaan Posyandu yang menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Utin Erni juga menjelaskan tujuan diadakannya lomba ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan posyandu serta melakukan pembinaan terhadap apa yang masih perlu ditingkatkan, seperti tingkat partisipasi masyarakat, dan kesadaran akan pentingnya pemantauan status gizi.

“Dengan demikian, diharapkan dapat terindentifikasi kendala-kendala maupun permasalahan yang ditemui di lapangan dengan tindak lanjut perbaikan secara bersama-sama, baik pembinaan secara lintas sektor maupun lintas program,” ucapnya.

Sedangkan Camat Sungai Pinyuh, Rochmat Effendi mengatakan, sebelum penilaian pihaknya sudah mempersiapkan seluruh komponen terkait yang ada di kecamatan terkait item yang diperlukan dalam penilaian.

“Kita mengadakan pertemuan awal dan melibatkan seluruh UPT terkait. Setelah pertemuan, maka komitmen kita bangun dan melakukan pembinaan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (yanto)

(Visited 15 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here