KNPI Sambas Apresiasi Wisuda 1.500 Santri Sekabupaten Sambas

Take:- Rudi tengah ketua KNPI Sambas(Photo/Ria )

Sambas,BorneoneTv.Kegiatan wisuda terhadap 1.500 santri Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), sekabupaten Sambas  yang dilakukan oleh Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) kabupaten Sambas. Merupakan kegiatan yang sangat positif, dan dapat menambah semangat untuk membumikan  Al Qur’an di kabupaten Sambas.
Demikian disampaikan oleh ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Sambas, Rudi, menurutnya wisuda akbar 1.500 santri TPQ sekabupaten Sambas merupakan kegiatan yg sangat positif.

“Kami mengapresiasi kepada BKPRMI dan panitia atas terlaksananya kegiatan ini dgn baik, walaupun dengan segala keterbatasan. Kegiatan ini akan membangun semangat (ghirah) di dalam membumikan Al-Quran di kabupaten Sambas,” ujar Rudi, Kamis (10/5).
Hal ini sebutnya menjadi penting, terutama untuk membentengi generasi muda yang dimulai dari usia belia. Terutama dari ancaman-ancaman yang luar biasa terhadap generasi muda baik kenakalan remaja, narkoba, kebodohan dan lain sebagainya.
“Harapan saya adalah, agar kegiatan positif ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Termasuk kualitas dalam proses belajar mengajar serta kualitas wisudanya,” ucapnya.
Rudi mengemukakan panitia wisuda santri TPQ, bahkan tidak dapat mengakomodir seluruh santri yang ingin mengikuti wisuda yang dilakukan tersebut.

“Karena mendapat respon yang sangat baik, dari 1.700 pendaftar wisuda sekabupaten Sambas, panitia hanya bisa mengakomodir 1.500 peserta. Kondisi disebabkan oleh ketersediaan toga yang hanya tersedia sebanyak 500 unit,” katanya.
Untuk menutupi kekurangan toga dalam wisuda tersebut, diketahui oleh Rudi panitia meminjam ke pihak lain. “Toga dalam kegiatan tersebut selebihnya meminjam dari kabupaten lain, dan dan hal lainnya sehingga tidak mengakomodir seluruh pendaftar lantaran ruangan yang kurang memadai dan sangat sempit,” ungkap Rudi.

Untuk itu, kedepan jika pelaksanaan wisuda santri TPQ kembali dilakukan. Ia mengharapkan peran pemerintah kabupaten Sambas lebih besar lagi.
“Oleh karena itu, kami berharap agar bupati melalui pemerintah daerah juga harus peduli terhadap persoalan ini. Karena apa yang dilakukan sesuai dengan visi bupati untuk mewujudkan Sambas yang berakhlakul karimah, unggul dan sejahtera,” tutur Rudi. (Gindra)

 

(Visited 19 times, 1 visits today)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here