Festival Sahur-Sahur ke XVI se-Kalimantan Barat, Ini Pesan Kapolda Kalbar

0
16

Mempawah .BorneoneTV.Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH,  menyebut saat ini kita bersama-sama di sini menyelenggarakan festival sahur-sahur ke XVI tahun 2018 se-Kalimantan Barat.  Festival sahur-sahur ke XVI ini memperebutkan piala bergilir Kemenpora RI.

Adapun kegiatan Festival Sahur-sahur ke XVI ini telah menjadi agenda tahunan di kabupaten Mempawah. Pelakasanaanya adalah sebuah bentuk respon positif yang dituangkan dalam kegiatan bersama elemen pemerintah dengan masyarakat, terutama kaum generasi muda dalam memeriahkan bulan suci Ramadan.

“Ajang festival Festival Sahur-sahur ke XVI ini diharapkan dapat mengembangkan minat, ide kreatif, bakat, serta budaya lokal yang ingin memajukan kalimantan barat dari perspektif pariwisata,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Berkaitan dengan dinamika situasi Kamtibmas yang sewaktu-waktu dapat berubah dengan cepat, maka dari itu untuk membantu dan berperan aktif dalam menjaga stabilitas Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Mempawah.

“Kami mengharapkan peran dan partisipasi yang dapat dilakukan masyarakat, khususnya para tokoh masyarakat, tokoh etnis, tokoh agama, dan tokoh pemuda terutama menjelang Pemilukada,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Peran dan partisipasi yang diharapkan jenderal bintang dua itu adalah, pertama, melakukan deteksi dini  terhadap kondisi  keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Sekecil apapun gejala dan potensi gangguan kamtibmas harus dideteksi, kemudian dilakukan pendekatan, musyawarah dan pemecahan masalah kedepankan tiga pilar (Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas).

Kedua, berperan dan berpartisipasi aktif dalam membangun stabilitas Kamtibmas dengan mengedepankan semangat nasionalisme kebangsaan, hindari segala bentuk yang berbau disintegrasi. Karena kita di sini, ditanah ini adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.(humas Polda )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here