Bocah Sembilan Tahun Minta Antarkan ke Kantor Kementrian Agama Ketapang Untuk Masuk Agama Islam

0
23

Ketapang,Borneonetv . Sebut saja yogi bocah 9 tahun  yang duduk di bangku SDN 18, ini rela meninggalkan agam aslinya,” yang awalnya adalah non muslim.

Yogi kini diantar oleh ibu kandung kekantor kementrian agama di kabupaten ketapang guna mendapatkan pengakuan sebagai mualap.Yogi yang kini berusia genap sembilan tahun ini,sudah hampir selesai mengaji nya.

Ibu kandung Yogi , Eri yanti,mengatakan selaku orang tua merasa ihlas  pilhan kenyakinan anaknya untuk memeluk agama islam ,aktivitas sehari hari kegiatan anaknnya bertambah  karena mengaji 3 sehari, itu kemauan yogi  saja,kedua orang tua Yogi  ihklas  dia mau  mondok di arahman, klas 6. ikut syekh  ali jaber, dia tidak mau ikut  orng lain.tutur sang bunda yogi .

Kalau dalam kesehari nya cuma pagi  jam 7 pergi mengaji, pulang jam 8 jam sebilan9 melanjutkan sekolah,pulang jam 14.00 mandi lansuung berangkat mengaji, jam 3 pulang langsung  brangkat  les, jam 5 pulang mandi sholat  magrib, selesai  solat  magrib  ngaji lagi pulang jm 9 malam, istirahat eSbntar  tidur.

jadi sholat dirumah cuma waktu subuh dan  mahgrib, selanjutnya yogi jam12 disekolahan, jam 3 sambil dia mengaji siang, jam 7 sambilan dia mengaji malam. tetapi dia tidak merasa bosan atau capek  biar sakit dia pasti  setidaknya  1 x sehari  mengaji, die memang kuat dengan pendirianya, dan dia tidak mau banyak merepotkan kami, karena mungkin dia tau kami tidak mengerti  tentang agama islam  ungkap sang ibu kandung yogi, Eri.”

Sang ayah yogi juga mengatakan hal yang sama tentang keyakinan anak kami yang berbeda ini anak bunsu kami ini memang punya kemaun keras dalam memeluk agama islam berbeda dengan kakak- kakaknya lainnya

Kalau  Masalah  makan minum  ya kami pun mengerti  gk mungkin  kami tidak mau sembarangan kami juga tidak pernah makan, makanan yang di  larangn islam.

kami selalu menjaga yogi bakan saya berpesan  jangan coba coba  memberikan makanan yang haram atau yang tidak boleh yogi makan ,tutur sang ayahnya dan kami sangat menhormatinya dan menjaga nya karna di usianya yang masih tergolong anak yang suka bermain dan usianya masih kecil ini namun dia sibuk dengan urusan agama saja.

Dan saya tidak mau memberikan  dia makanan yang larangn islam dia sangat tau. Gak tau saya  juga heran, sedari  dia belum masuk islam,dia seperti  ada bisikan bahwa barang ini tidak boleh di makannya,.pungkasnya.

Ayahnyapun menambahkan Dalam bulan puasa ini, jikalau dia ada terasa haus dia baca ayat suci alquan bahkan kalau mau  tidur  ambilnya buku bacanya saya cuman mendengar karena saya tidak mengerti.Masalah suda jarang saya belikan barang seperti buku tulis dan memberikan sekarang banyak yang ngasi sedekah.. Uang jajan tiap hari  dikasi  abahnya,”yaitu pak usadt  Jema ie Makmur, terkadang  dikasih kepada  ibu guru nya..

Saya kagum kepada anak saya sendiri Ya,allah..  Dia kuat  mau ikut  syekh ali jaber. Dia mrasa dia orang yang tepat untuk  dia mendapatkan  ilmu isalm.

Setiap  subuh setelah dia sahur  dia selalu nonton  sye ali jaber ceramah,jikalau dia mlihat  syekh ali jaber,”dia pasti  senang, mungkin karena dia sudah  ketemu langsung  dengan beliau, menurut,dia yang buru masuk islam dulu nya.

memiliki hatinya anaknya kedua orang tuanya  berharap agar kelak dia benar – benar dalam memeluk agama muslim.kami yakin bahwa anak kami memilih di jalan islam itulah yang terbaik buat dirinya dan saya selaku ayahnya.merasa bangga tegasnya,( ras.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here