Seludupkan Narkoba Dari Negeri Jiran ,Dengan Cara Lompa Pagar Zona Netral

0
1

Sanggau,borneonetv-Polres Sanggau Senin (25/6) menggelar konfrensi pers di Mapolres Sanggau.atas penangkapan Narkotika  sabu sebayak 3 Kg, 2000 butir pil ekstasi dan 10.000 pil Hapy Five.yang dihadiri Dandim 1204/Sgu Letkol.Inf.Herry Purwanto  dan Kapolsek Entikong Kompol M.Sidfik..

Kapolres Sanggau AKBP.Rachmat Kurniawan mengatakan,Polsek Entikong bersama petugas keamanan PLBN Entikong berhasil mengamankan satu orang tersangka yang membawa narkoba jenis sabu dan pil ekstasi, Kamis (21/6) sekitar pukul 18.45 Wib.
Tersangka yang diamankan WNI bernama Yulias. Ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sebayak 3 Kg, 2000 butir pil ekstasi dan 10.000 pil Hapy Five.

Kapolres juga mengatakn Kronologis penangkapan, pada pukul 18.45 Wib 4 orang anggota security PLBN Entikong sedang melaksanakan tugas jaga di pos security pintu keluar PLBN Entikong. Saat itu, petugas mengamankan 3 orang WNI yang melintas di area PLBN Entikong dari arah Zona Netral menuju pintu keluar PLBN Entikong.“Dua orang masih saksi, tapi Yulias kita tetapkan tersangka,” katanya.

Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka Yulias ditemukan narkotika jenis sabu dan ekstasi yang di kemas dengan menggunakan kantong plastik, di lapisi lakban dan dibawa dengan menggunakan 1 buah tas warna hitam Selanjutnya anggota security PLBN Entikong melaporkan kepada Kasubdit PLBN Entikong, Rudi Marwoto untuk dilakukan pemeriksaan serta tindakan lebih lanjut. “Hasil pemeriksaan, tersangka mengakui membawa narkoba itu melalui jalan tikus dengan cara melompat pagar Zona Netral,” jelasnya.

Tersangka lakoni pekerjaannya itu atas suruhan Mr X orang China di Kuching Malaysia untuk di bawa ke Batulayang Pontianak dan diserahkan kepada seseorang yang belum diketahui namanya atas suruhan MA yang sedang dalam tahanan di Lapas Pontianak.Yulias yang tinggal di Malaysia ini diketahui  sering berhubungan dengan Jaringan narkoba MA yang sedang ditahan di Lapas Pontianak

Kemudian dilakukan pengembangan penyelidikan. Alhasil, polisi berhasil menangkap Arsyadi dan Andi Ahmad di Batulayang, orang yang rencananya sebagai penerima barang.Ketiga tersangka diancam dengan pasal berlapis yaitu UU Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau minimal penjara seumur hidup.(Hery JB)

 

(Visited 20 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here