Forum Mediasi Indonesia : Pasca Pilkada 27 Juni ,Kalbar aman dan Kondusif

0
38

Pontianak ,Borneonetv . Soal politik damai masih menjadi sorotan sepekan jelang pemilihan kepala daerah di Kalbar. Petinggi-petinggi yang memiliki jabatan penting diharapkan mampu mendeteksi serta meredam serta melokalisir persoalan sekecil apapun agar tidak menjadi besar dan luas.

“Saya berharap ajang demokrasi ini bebas, luber tetapi tidak ada intimidasi. Kalau pun ada, saya minta pihak pemangku kebijakan segera cepat dan tanggap mengambil pendekatan yang terbaik. Tidak perlu dengan kekerasan, saling mengingatkan melalui pendekatan itu,” ujar Zulfydar Zaidar Mochtar, Ketua Forum Mediasi Indonesia (FMI),jumat (29/6 ) lewat Whatsapnya .

Mennginga t tragedi  konflik social yang pernah terjadi di  Kalbar beberapa tahun lalu ,sehingga  kondisi sosial  ini daerah Kalbar yang mendapatkan perhatian serius dari pusat lantaran menjadi salah satu wilayah yang rentan konflik saat pilkada, menurut Zulfydar itu semua tidaklah benar. Di mana masyarakat Kalbar sangat cinta damai dan terkenal dengan kesantunannya, “Kalbar sudah aman dengan kepemimpinan Kapolda, Kodam, Danlamal, Danlanut termasuk intelijen negara.

“Pihak keamanan saya yakin tahu lokasi rawan. Ini yang harus dilokalisir dan ini harus cepat, jangan dibiarkan karena kalau dibiarkan akan menjadi ramai, konflik,”

Menurutnya persoalan keamanan di Kalbar ini bukanlah persoalan yang besar bagi petinggi-petinggi di Kalbar atas keahlian yang dimiliki. Namun jika masih saja terjadi, bukannya tidak mungkin jabatan tersebut akan turut berpengaruh lantaran dinilai tidak mampu mengamankan Kalbar.

Dilihat dari sisi menarik simpatik masyarakat, ia menyatakan banyak cara dan pola yang dilakukan masing-masing pasangan calon maupun partai pendukung dan pengusung. Namun ia berharap masyarakat tetap pada pendiriannya yang ingin jalannya pesta demokrasi secara aman dan damai sekalipun berbeda pendapat.

“Dengan cara apapun kekuatan politik untuk meyakinkan masyarakat, itu sah-sah saja. Tetapi bagi masyarakat yang cinta damai yang sudah menikmati kedamaian ini harus saling mengikat, memperkuat dan mengisi serta waspada terhadap situasi yang tidak baik,” tutupnya. (tm )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here