Desa Kuala Resmi Desa Maritim Binaan Bakamla RI

0
33
Take , bupati Sambas didampingi Bakamla menandatangani prasasti desa maritim

Sambas,Borneonetv .Desa Kuala kecamatan Selakau kabupaten resmi sebagai desa Maritim binaan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) RI. Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menegaskan penunjukkan, Desa Kuala kecamatan Selakau memang cocok dipilih sebagai desa maritime dan binaan Bakamla.

“Desa disekitar kecamatan selakau khususnya Desa Kuala memang wilayah yang punya produksi laut yang potensial. Semoga peresmian Desa Maritim Kuala memberikan banyak manfaat bagi kesejahteraan masyarakat desa setempat,” ujar Atbah Selasa (24/7). Bupati mengungkapkan Pembinaan Bakamla RI bagi desa maritim diantaranya dengan mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Pelatihan Keamanan Dasar Kapal Layar Motor.

Atbah mengingatkan, ilmu diklat itu sangat penting. Untuk itu dirinya meminta, peserta diklat yang merupakan warga setempat harus menjadikan itu menjadi sarana menambah pengetahuan bagi keamanan di laut.“Keamanan dilaut sangat penting terutama bagi para nelayan yang menjadikan Laut sebagai ladang rezeki. Karenanya penting sekali memahami dan menguasai apa-apa yang harus diperhatikan demi keamanan selama dilaut,” terang Atbah.

Bupati turut menyampaikan apresiasinya atas diklat yang dilaksanakan oleh Bakamla untuk Masyarakat Kabupaten Sambas tepatnya di Desa Kuala Kecamatan Selakau.

Sebelumnya Bakamla membuat kesepakatan Bersama dan perjanjian Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sambas. Komitmen peningkatan keamanan dan keselamatan di laut itu dituangkan dalam naskah kesepakatan dan perjanjian kerjasama.

Ditandatangani antara Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili, Kadis Kelautan Perikanan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas dengan Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla RI, Irjen Pol Dr Abdul Gofur yang diwakilkan Kepala Biro Umum Badan Keamanan Laut Brigjen TNI (Mar) Sandi Mujidin Latief. Seremonial penandatangan kerjasama digelar di Balai Desa Kuala Kecamatan Selakau Kabupaten Sambas.

Ka Biro Umum Bakamla RI, Brigjen TNI (Mar) Sandi Mujidin Latief, mengatakan keamanan dan keselamatan di laut juga memiliki ancaman dan tantangan tersendiri. “isu-isu kemaritiman telah berkembang menjadi sangat krusial, karena tidak saja terkait dengan aspek kepentingan jalur pelayaran atau aspek ekonomi dengan potensi yang terkandung dilaut. Tetapi juga telah meluas dengan kepentingan lain,” sebutnya.

Diantaranya seperti kepentingan kedaulatan, keamanan dan keselamatan. Oleh karena itu, Sandi menyebutkan penanganannya memerlukan management pengelolaan yang sinergis. “Dibutuhkan koordinasi dan kerjasama lintas sectoral,” katanya. Terkait kerjasama antara Bakamla RI dengan pemerintah daerah, dia menjelaskan itu sebagai optimalisasi tugas pokok Bakamla menjaga keselamatan di laut.

Komitmen kerjasama tersebut menurut dia guna menghadirkan dukungan dan kerjasama serta sinergitas dengan instansi atau institusi lain termasuk pemerintah daerah dan masyarakat pesisir maupun perbatasan. “Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama yang kita lakukan dengan pemerintah daerah sangat strategis. Prinsipnya saling menguntungkan sesuai ketentuan perundang-undangan,” terangnya.(Ria)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here