Lampu PJU Tidak berfungsi ,Simpang 4 Jembatan kapuas Dua Rawan Kecelakaan

0
110
Take ;Kondisi ruas jalan di jembatan kapuas Dua gelap gulita (dod)

Pontianak,BorneoneTV_ Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di simpang 4 (empat) lampu merah tol 2 (dua), sungai raya dan bundaran simpang 3 (tiga) Ayani 2 (dua) pontianak, arah menuju bandara supadio gelap gulita.

Keadaan ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat membahayakan bagi penguna jalan, baik dari sisi keselamatan berkendaraan maupun rawan tindak kejahatan.

Seperti pengakuan Mardi, salah satu warga yang bermukim di Purnawirawan 2 (dua), simpang 4 (empat) lampu merah tol 2 (dua), sungai raya pontianak ini mengatakan (6/8/2018), bahwa sudah kurang lebih hampir 2 (dua) bulan kondisi gelap gulita akibat lampu penerangan sepanjang jembatan tol 2 (dua) dan di bundaran simpang 4 (empat) lampu merahnya padam, dan hingga saat ini belum ada perbaikan,”terangnya.

Padahal area seputaran lampu merah simpang 4 (empat) tol 2 (dua), selain untuk lalu lintas pengguna jalan, juga merupakan daerah yang bisa dibilang 24 jam full beraktivitas. Kendaraan umum, taksi dan bis luar kota banyak yang mengguanakn area tersebut untuk menaikan serta menurunkan penumpangnya dan jug tempat mangkalnya para tukang ojek yang menunggu kedatangam penumpang,” jadi lampu penerangan sangat dibutuhkan,” ucapnya.

Dengan adanya kondisi gelap gulita bayak dampak kerugian masyarakat sekitar dan juga pengguana jalan. Karena wilayah tol 2 (dua) sangat rawan kecelakaan, pernah ada kendaraan yang tiba- tiba meluncur dan menabrak pembatas pas di lampu merahnya, kemungkinan itu dari akibat dari gelapnya lingkungan seputar lampu merah, sehingga tidak melihat pembatas yang ada,”jelasnya.

Dari segi kegiatan ekonomi juga sangat berdampak, masyarakat merasa sangat dirugikan dengan kondisi gelapnya lingkungan seputar jembatan tol 2 dan di lokasi lampu merahnya. Bis- bis yang biasa tiba tenggah malam dari luar kota, semenjak lampu penerangnya padam jadi enggan menurunkan pemumpangnya di area simpang lampu merah tol 2 tersebut, mungkin dikarenakan alasan menjaga keselamatan penumpangnya dari hal- hal yang tidak di inginkan. Padahal biasanya kalau terang, penumpang dari luar kota yang hendak menuju ke bandara supadio, selalu turunnya selalu di area sekitar lampu merah simpang 4 (empat) tol 2 sungai raya. Jadi jika dibiarkan jelas menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat,”terangnya.

Menurut warga sekitar, penyebab matinya lampu kemungikan besar di akibatkan dari adanya kabel yang terputus. “Semoga pemerintah segera memperbaiki semua lampu penerangan yang padam, hingga keadaanya bisa terang dan nyaman kembali untuk berlalu lintas maupun kegiatan ekonomi sehari- hari masyarakat sekitar, harap para warga. (dd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here