Ratusan hektar lahan Gambut di Desa maya dan di kawasan PT LIMPAH Terbakar

0
38

Ketapang ,borneonetv .Sudah 3 hari Ratusan hektar lahan terbakar di desa maya kecamatan muara Pawan kabupaten ketapang,”Total lahan di kawasan Pt.limpah,Dari desa pelang,desa mayak, desa tanjung pura,”desa ulak medang desa sunggai melayu, Total lahan yang terbakar lebih dari 1000 ha.Yang didalam kawasan.PT LIMPAH SEJAHTRA

Akibat kebakaran tersebut desa maya,”hanya mempunya jarak pandang 100 meter saja karna kabut asap ucap sandi pada pagi sabtu 10/8 .Menurut sandi seorang warga desa maya,” kalau kebakaran hutan yang ada di kampunya itu sudah tiga haru namun tidak mampu di padamkan oleh pihak tim pemadam kebakaran yang ada di kerahkan sekarang walau memakai waterbuming pun api masih menyala menurut keterangan sandi paparnya.

Ditambahkan nya juga kebakaran yang ada di sebrang sungai ini berdekatan dengan perusahaan PT.LIMPAH SEJAHTRA, di mana kebakaran ini di duga sandi sengaja di biarkan oleh pihak perusahaan guna memperluas lahan,atau kepentingan perusahaan, kata,”nya dia.
Sandi juga menuturkan bahwa PT.LIMPAH juga menutup anak sungai alam serta danau yang ada di sekitaran kawasan PT LIMPAH SEJAHTRA,” menurutnya kenapa kebakaran hutan dan lahan itu bias besar karna , karna akses utuk menuju kesana melaui jalur anak sungainya sudah di tutup oleh PT.LIMPAH SEJAHTRA.

Sampai sejauh ini juga desa maya tanjung pura sudah mengalami kabut asap akibat kebakaran hutan dan laha yang berada di kawasan PT limpah sejahtra” menurut sandi bahwa pemerintah melalui Gakumdu,” serta kepolisian repoblik indonesia harus memberikan sangsi dan tindakan tegas terhadap perusahaan yang lahan terbakar,” apalagi menyumbangkan kabut asap keperkapungan masyarakat terdekat,” pinta sandi.

Sementara itu disisi lain agustinus mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tentang lahan gambut retorasi gambut yang ada di desa pelang serta maya tantungpura juga berharap agar gakumdu cepat melakukan penyelamatan terhadap lahan gambut serta memberikan kesempatan kepada semua masyarakat,” agar membentuk sebuah lembaga atau penyelamat lahan gambut,dirinya juga mengingatkan jangan jadi di tahun 2015 lalu kabupaten ketapang menjadi penyumbang asap keluar negeri , dan kasus perusahaan yang terbakar lalahan nya hilang di telan bumi.(ras)

(Visited 92 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here