Dewan Sanggau Sidak Loading Ramp TBS

0
148
take : Dewan Sanggau Sidak Loading Ramp TBS

Sanggau,borneonetv.Komisi B DPRD Kabupaten Sanggau, baru baru ini   melakukan inspeksi mendadak di dua lokasi loading ramp (timbangan TBS tanpa pabrik) si Sosok Kecamatan tayan Hulu yang dipimpin langsung oleh M.Jana selaku ketua Komisi.Agenda ini dilakukan dalam rangka menyikapi polemik keberadaan loading ramp di Kabupaten Sanggau.

Sidak juga melibatkan Disperindakop Dan UM Sanggau, Dinas Perhubungan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Perijinan, dan Camat Tayan Hulu.Kepada wartawan Ketua Komisi B DPRD Sanggau, M Jana mengatakan, Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat serta para pengurus KUD dan Forum KUD yang ada di wilayah Kecamatan Parindu, Kecamatan Kembayan, Kecamatan Tayan Hulu, Kecamatan Meliau dan Kecamatan Toba.

“Bahwa menurut mereka keberadaan Loading Ramp sangat menganggu aktifitas koperasi yang mereka kelola dan koperasi secara tidak langsung akan menjadi hancur karena pemasaran TBS yang dikelola koperasi yang selama ini bermitra dengan perusahaan sudah bisa keluar penjualannya ke tempat yang ada loading ramp, ” katanya.

Tentunya, lanjut Politisi PDI Perjuangan Sanggau itu, berpengaruh dengan kewajiban petani yang punya tanggung jawab ke koperasi seperti pemotongan perawatan jalan, kredit, simpan pinjam, pemotongan uang pupuk.

“Dan masih banyak pemotongan yang lain-lain yang terabaikan oleh petani kalau mereka menjual TBS ke pengepul yang memiliki loading ramp, ”tegasnya.

“Kita minta Pemerintah Kabupaten Sanggau mengkaji secara akademis tentang aturannya, apakah bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi tentang payung hukum tata niaga usaha yang bergerak terhadap pembelian TBS tanpa pabrik, ” tegasnya.

Jana menuturkan, Jika mengacu ke Peraturan Menteri Pertanian nomor 01/Permentan/KB120/2018 tentang pedoman penetapan harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun, Pengepul tidak boleh membeli TBS petani selain menjual ke perusahaan mitranya.
“Ini yang dilanggar, jelas keberadaan loading ram itu menyalahi aturan, ” tegasnya.

Kedepan, Komisi B DPRD beserta Pemerintah Daerah siap mencari solusi terbaik melalui regulasi yang ada di Kabupaten Sanggau,ujarnya.(Hery JB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here