Ekskutip dan Legeslatip Bahas Rancangan Kebijakan Umum APBD dan PPAS

0
48
take :Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum APBD dan PPAS Kabupaten Sanggau tahun anggaran 2019 ke Wakil Ketua DPRD Sanggau, Hedrykus Bambang.

Sanggau,borneonetv—Rapat pembahasan rancangan kebijakan umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2019 digelar Senin (27/8) di gedung DPRD Sanggau. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Usman tersebut dihadiri Wakil Bupati, Yohanes Ontot, Sekda Sanggau, A.L. Leysandri, serta sejumlah kepada organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam rapat tersebut, sebagai perwakilan pemerintah daerah, Wabup Yohanes Ontot mengungkapkan beberpa kendala yang dihadapi pemerintah pada pendapatan dan penerimaan pembiayaan pada tahun 2018.

“Pertama, berdasarkan hasil audit BPK terhadap pelaksanaan APBD 2017 masih terdapat beberapa kegiatan yang belum terbayar pada tahun 2016  dan 2017 sehingga perlu untuk dianggarkan kembali pada perubahan APBD tahun 2018,” ungkapnya.

Kedua, beberapa kegiatan pada APBD murni tidak bisa dilaksanakan karena asumsi penerimaan pembiayaan seperti yang saya sampaikan di atas tidak memenuhi target. “Berkaitan dengan permasalahan tersebut, langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemerintah daerah dalam APBD perubahan ini adalah mengurangi atau merasionalkan belanja,” sambungnya.

Wabup juga menjelaskan, ada beberapa sebab perubahan kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja daerah antara lain: asumsi pendapatan, asumsi belanja dan asumsi pembiayaan daerah.

“Pendapatan daerah pada tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp92,94 milyar. Pada perubahan APBD ini menjadi Rp 100,35 milyar atau mengalamai kenaikan sebesar Rp 7,045 milyar. Dana perimbangan ditargetkan sebesar Rp 1,218 triliun. Pada perubahan APBD 2018 menjadi Rp 1,206 tiliun atau mengalami penurunan sebesar Rp 11,54 miliar. Lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp 261,337 milyar. Pada perubahan APBD menjadi Rp 268,834 milyar atau mengalami kenaikan sebesar Rp 7,496 miliar,” rincinya.

Artinya, secara keseluruhan bahwa pendapatan daerah pada perubahan APBD 2018 menjadi Rp2,572 atau mengalami kenaikan Rp 3,258 milyar dari target pendapatan pada APBD murni 2018 Rp 1,575 tirliun.

Sementara itu untuk nominal APBD 2019, Sekda Sanggau, A.L. Leysandari mengaku belum mengetahui secara pasti, lantaran masih diolah dan diverifikasi. “Belum final. Kemungkinan besar tetap (seperti APBD 2018). Hari ini kan lagi ada singkronisasi anggaran dengan semua Kepala BPKAD di Ketapang. Kita belum tahu finalnya seperti apa,” ungkapnya.(Hery JB)

 

(Visited 26 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here