Gubernur Kalbar Sutarmidji Pastikan Pendidikan Gratis di Tahun 2019

0
323
take : Gubernur kalbar Sutarmidji dan wakil gubernur kalbar Ria Norsan usai dilantik Presiden Jokowi di Jkt

 

Jakarta-Borneonetv, Gubernur Kalbar Terpilih Sutarmidji, SH, M.Hum pastikan mulai tahun 2019 biaya pendidikan di kalbar akan di gratiskan. Program ini merupakan sebagai wujud realisasi saat dirinya berkampanye pada pemilihan kepala daerah beberapa waktu yang lalu.

“Tahun depan kita akan mulai menggratiskan biaya pendidikan sampai tingkat SMA/SMK negeri. Kita optimis akan membawa Kalbar baru lebih sejahtera dan masyarakatnya bisa menikmati semuanya,” ungkap Gubernur Kalbar Sutarmidji usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di istana negara, Jakarta, pada hari Rabu (5/9).

Selain pendidikan gratis, Sutarmidji juga akan memfokuskan kerjanya pada pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Menurutnya jika program teralisasikan dilakukan maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) akan terdongkrak naik.Kalau itu kita lakukan, IPM kita akan terdongkrak naik, tegasnya.

“Kita bersyukur pelantikan ini dipercepat karena sudah banyak hal yang harus kita kerjakan seperti pencegahan kebakaran lahan, angka kemiskinan yang begitu tinggi, IPM masih diurutan 29. Sehingga kita harus mempersiapkan untuk menyusun APBD 2019 supaya visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih bisa menjawab masalah yang ada di Kalbar,” tuturnya.

Kalbar wilayah yang sangat luas, satu setengah kali pulau Jawa sehingga program utama kita adalah pemekaran Kapuas Raya sekalipun ada moratorium pemekaran.”Selain pendidikan, IPM di naikkan. Pemekaran Kapuas Raya juga kita prioritaskan sekalipun ada moratorium pemekaran. Saya optimis,” tandasnya. Saat ditanyakan oleh awak media terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kalbar, Gubernur Kalbar periode 2013-2023 ini juga mempunyai program agar menekan karhutla yang sering terjadi setiap tahun.

“Untuk kebakaran lahan kalau kita menjalankan Instruksi Presiden dengan membangun sekat kanal dan sumur pompa, maka itu bisa mencegah kebakaran lahan. Gambut itu harus diguyur air begitu banyak. Kalau tidak diguyur banyak air maka ketika terjadi kebakaran maka asapnya semakin banyak,” tegasnya. Lanjutnya kalau sekat kanal, dia tidak akan kebakaran sampai ke dalam karena kedalaman gambut di wilayah Kalbar mencapai 9 meter sehingga penanganannya harus betul-betul berkelanjutan.”Jadi, jauh sebelum terjadi karhutla, kita sudah lakukan pencegahan,” kata Sutarmidji Gubernur Kalbar.

Kemudian topografi juga harus ada sehingga kalau terjadi karhutla, bisa ditentukan titik yang harus diguyur air. Selama ini tidak ada topografi yang berdampak tidak efisiennya penanganan kebakaran. Semasa ia menjabat Wali Kota Pontianak, sudah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwa) terkait karhutla jika ada orang atau kelompok dengan sengaja membakar lahan, maka lahan itu tidak boleh digunakan selama lima tahun.

“Sedangkan kalau terbakar secara tidak sengaja, maka lahan itu tidak boleh digunakan selama tiga tahun lantaran pemilik lalai dalam menjaga lahannya. Itu salah satu produk aturan yang saya buat di kota Pontianak,” pungkasnya.

Sutarmidji yang pernah menjadi Wakil Wali Kota 4,5 tahun, kemudian sebagai Wali Kota hampir 10 tahun itu transparansi anggaran itu penting. Masyarakat harus tahu anggaran itu digunakan untuk apa saja dan masyarakat bisa ikut mengawasi juga anggaran tersebut baik itu e-Planning, e-Budgeting dan sebagainya harus digunakan.

“Jadi tidak ada lagi anggaran yang digunakan tidak terarah bahkan cenderung  membuat-buat proyek yang sebetulnya tidak bermanfaat bagi percepatan kesejahteraan masyarakat. Saya tidak lakukan itu, dan kalau ada hambatan dalam pembahasan APBD,  saya akan minta pendampingan KPK dalam pembahasan APBD itu,” tegasnya.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melantik H Sutarmidji, SH,  M.Hum dan Drs H Ria Norsan, MM, MH sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018 – 2023 di Istana Negara. Pada pelantikan periode ini, selain Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, juga dilantik 8 pasang Gubernur dan Wakil Gubernur hasil pilkada serentak 2018.

Berikut 9 pasang Gubernur dan Wakil Gubernur yang  dilantik Presiden Joko Widodo diantaranya.

1).Gubernur Kalbar Sutarmidji dan Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan

2).Gubernur Sulawesi Selatan  Nurdin Abdullah dan wakilnya Sudirman Sulaiman

3).Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan wakilnya Musa Rajekshah

4). Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi dan wakilnya Lukman Abunawas

5). Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin Maimoen

6). Gubernur Bali I Wayan Koster dan wakilnya Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati

7).Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dan wakilnya Josef Nae Soi

8).Gubernur Papua Lukas Enembe dan wakilnya Klemen Tinal

9).Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum.

Kemudian prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh rohaniwan dan dipandu langsung oleh Presiden, dilanjutkan  penandatanganan berita acara pelantikan serta penyematan tanda pangkat dan jabatan.

“Usai penyematan, Presiden Jokowi dan para tamu undangan memberikan selamat kepada para gubernur dan wakil gubernur terpilih.  Yang menarik, kata emi, saat keluar dari areal pelantikan, Bapak Sutarmidji sudah di tunggu oleh pers nasional untuk  di wawancarai oleh awak media. Beliau menjelaskan terkait yang menjadi visi misinya juga  ,” ujar emi. (Lay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here