Polda Kalbar Dan BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan ‎Internasional

0
173

Pontianak ,borneonetv . Polda Kalbar dan BNN Kalbar, berhasil ungkap kasus narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 916 gram sabu, pada hari Kamis (30/8/2018).

Dari Kerjasama Tim gabungan, berhasil mengamankan 4 orang pelaku dan masih ada satu orang dalam pengejaran yakni Warga Negara Asing asal Nigeria dengan barang bukti narkotika jenis sabu‎ yang terdiri 5 bungkus plastik dengan total hampir 1 Kg Sabu, serta uang tunai Rp. 165.972.000,-, Dolar Singapura 3.000, ringgit malaysia RM 7.100, serta tiga unit kendaraan roda empat dan dua unit Motor.

“Salah seorang tersangka Rian Pandu Saputra salah seorang warga binaan Rutan Kelas IIA Pontianak dengan kasus yang sama, yang mendapat vonis seumur hidup, dengan barang bukti sebelumnya 17 kilogram sabu-sabu,” ungkap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Keempat tersangka yang diamankan tersebut, yakni Rian Pandu Saputra warga binaan Rutan Kelas IIA Pontianak, kemudian RBS perannya sebagai kurir yang pada saat penangkapan ditemukan di tangannya sebanyak 916,47 gram sabu-sabu, ZA bandar narkoba yang pernah dihukum selama 10 tahun dengan kasus narkoba, dan bebas bersyarat 2017, serta Hen istri tersangka ZA (berperan sebagai pengendali keuangan hasil jual narkoba).

Terungkapnya narkotika jaringan internasional tersebut, diawali pada Kamis (30/8) tim Diresnarkoba Polda Kalbar dan BNNP Kalbar mengamankan tersangka RBS dan temannya RS setelah keluar dari Rutan Kelas IIA Pontianak. “Hasil penggeledahan tim tersebut menemukan sabu-sabu seberat 916,47 gram yang dibagi dalam lima bungkus transparan yang simpan dalam mobil Hilux yang ditumpanginya, kemudian kasus ini dikembangkan penyelidikannya sehigga diamankan 4 orang tersangka dan satu orang DPO Warga Negara Asing, “pungkasnya.(TIM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here