Sutarmidji Tekankan ASN Untuk Transparasi Anggaran, Jika Ditemukan Silahkan Laporkan

0
213

Pontianak-BorneoneTV, Gubernur Kalbar Sutarmidji menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membangun Era Baru dalam tata kelolah pemerintahan yang lebih transparan, lebih jujur, dan akuntabel, serta dirinya meminta untuk mengenai tata kelola keuangan lebih transparan dan benar selama ia menjabat sebagai Gubernur Kalbar hingga akhir jabatannya tersebut.

“Saya pastikan tata kelola keuangan harus transaparan dan benar. Saya sudah membaca ringkasan perubahan anggaran dan saya pastikan perubahan anggaran pada hari mendatang untuk ditunda,” kata Sutarmidji, Senin (10/9) saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemprov Kalbar di halaman Kantor Gubernur Kalbar.

Dikatakannya, adapun alasan penundaan perubahan anggaran  APBD itu, ia banyak menemukan perubahan anggaran yang tidak sesuai dengan aturan-aturan dalam perubahan anggaran tersebut. “daya tidak ingin selama dalam pemeritahan saya yang dimulai pada tanggal 5 september kemarin, ada tata kelola keuangan yang tidak dilakukan dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sutarmidji mengingatkan kepada seluruh ASN dijajaran Pemerintahan Provinsi, apapun kendala yang dihadapi oleh ASN dalam kelola keuangan suatu kebijakan, jangan terjebak dalam bersongkokol mengatur keuangan kepada siapapun baik dalam kondisi apapun yang dihadapi nantinya.

“Ketika kami (Gubernur dan Wakil Gubernur) usai dilantik mendapatkan arahan dari KPK dalam kelolah keuangan. Tahun ini KPK mengungkap kasus korupsi sebanyak 70 kasus korupsi di daerah dan saya tidak mau kasus korupsi ada di kalbar,” terangnya. Ia juga, akan merealisasikan pendidikan gratis mulai dari tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menegah Atas) pada tahun ajaran baru tahun 2019 mendatang.

“Bapak/Ibu boleh catat omongan saya, bahwa Pendidikan gratis tingkat SMA/ SMK saya pastikan gratis mulai tahun depan. Apapun hambatannya akan saya laksanakan,” tegasnya. Untuk di Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar harus mempunyai gedung sekolah resperentatif guna menjadi kebangaan anak didik yang ada di kabupaten/ kota di kalbar.

Selain itu juga penataan rumah sakit ia memastikan akan dilakukan, meskipun berbagai hambatan akan dirinya hadapi.“Apapun hambatan untuk menata rumah sakit akan kita hadapi dan kita akan realisasikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sutarmidji melihat APBD dari belanja modal kurang lebih 16 % sangat memperhatinkan, karena sesuai ketentuan belanja modal itu harus  minimal 29 %.
“Sekarang kita baru ditataran 16,5% cuma separuhnya dan ini sangat salah,” kata orang nomor satu di kalbar. Sutarmidji optimis untuk belanja modal akan naik 29 % ditahun depan, supaya masyarakat Kalbar bisa menikmati pelayanan kinerja pemerintah provinsi kalbar.

“Jadi, para pejabat maupun ASN dilingkungan Pemprov jangan mau kompromi-kompromi, khusus untuk staf kalau ada atasan yang memotong dalam berbagai apapun, Baik sebesar apapun tidak boleh. silahkan laporkan ke saya.” tuturnya.

Gubernur Kalbar Sutarmidji juga berharap untuk seluruh ASN dilingkungan Pemprov Kalbar untuk tidak ada yang merokok di Kantor, dirinya juga dalam waktu dekat akan membuat aturan mengenai pelarangan merokok di kantor pemerintahan.

“Saya dalam waktu akan buat aturan pelarangan merokok di lingkungan pemrpov kalbar, jika kedapatan baik pejabat maupun ASN di seluruh jajaran Pemrpov akan saya sanksi,” tegasnya. (Lay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here