Membangun PLTBm Siantan Untuk Memperkuat Pasokan listrik

0
41
take : menteri PPN didampingi Gub kalbar menekan tombol dimualinya opearasional PLTBM 15 mega watt diwajok Mempawah

Mempawah,borneonetv. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, meresmikan pengembang pembangkit tenaga listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berkapasitas 15 MegaWatt (MW) milik PT Rezeki Perkasa Sejahtera Lestari, di Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin (24/9/2018). Peresmian PLTBm yang pertama di Kalimantan Barat ini turut disaksikan langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan Plt Bupati Mempawah, Gusti Ramlana.

Pengembangan energi baru terbarukan menjadi salah satu prioritas, terutama di regional Kalimantan untuk menggantikan pembangkit yang menggunakan bahan bakar minyak atau diesel. Pembangkit biomassa ini menggunakan bahan bakar dari energi baru terbarukan berupa cangkang kelapa sawit, sekam padi, tongkol jagung, ampas tebu, serbuk kayu dan limbah pertanian lainnya.

“Kami berharap peresmian PLTBm ini yang menggunakan bahan baku ramah lingkungan dapat mendukung Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam memperbaiki bauran energi atau energy mix dan ketergantungan terhadap fossil fuel,” ungkap Bambang Brodjonegoro.

Selain itu, Bambang Brodjonegoro mengatakan, untuk mengalirkan listrik yang dihasilkan PLTBm Siantan tersebut nantinya akan disalurkan melalui jaringan 20 kilo Volt (kV) sepanjang 5,6 kilometer sirkit (kms) dari pembangkit ke titik interkoneksi di Gardu Induk (GI) Siantan ke Sistem Khatulistiwa.

“Saat ini, Sistem Khatulistiwa melayani pelanggan PLN di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Pemangkat, Sambas dan Bengkayang, dengan daya mampu rata-rata 341 MW dan beban puncak rata-rata mencapai 294 MW,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, Bambang Brodjonegoro mengatakan, PT Energi Infranusantara (El), perusahaan yang bergerak di sektor energi terbarukan sekaligus anak perusahaan PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META), membangun PLTBm Siantan untuk memperkuat pasokan listrik daerah sekaligus berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur pembangkit listrik energi baru terbarukan.

“Sebagai investor dan operator infrastruktur swasta lokal yang memiliki dan mengoperasikan beberapa bidang usaha infrastruktur yakni jalan tol, air minum, energi dan pelabuhan, PT Nusantara Infrastructure Tbk. memiliki fokus pada pengembangan infrastruktur di Indonesia yang sejalan dengan visi pemerintah untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dengan menerapkan skema Pembiayaan lnvestasi Non Anggaran Pemerintah (PINA). Saat ini di wilayah Kalimantan Barat, presentase pembangkit yang masih menggunakan minyak sebagai bahan bakarnya masih sebesar 44 persen. Pemerintah melalui PLN terus berkomitmen dalam mengejar target bauran energi baru terbarukan (EBT) 23 persen di tahun 2025,” tuturnya.(agus )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here