Tiga belas Orang PNS Keluyuran Pada Jam Dinas Kantor, Terjaring Razia Oleh Tim “Anti Kudis ASN” SatPol PP Provinsi Kalbar

0
401

Pontianak, BorneOneTV . Satuan Polisi Pramong Praja (SatPol PP) Provinsi Kalimantan Barat, kembali mengelar Operasi Razia Anti Kurang Disiplin Aparatur Sipil Negara “Anti Kudis ASN” saat mangkir dari jam kerja kantor (24/9/2018).

Sebanyak 15 orang Tim diturunkan, dipimpin oleh Golda M.Purba, SP,SH,MH, Kabid Penegakan Peraturan Daerah Provinsi Kalbar, berdasarkan Surat Perintah Tugas no. 053/683/Satpol PP-PPD tgl 17 Sep 2018, ditandatangani Kasat Pol PP WIBERSONO L.DJAIT. S.SOS. selaku penanggung jawab kegiatan.

Dalam razia yang digelar oleh Tim “Anti Kudis ASN” SatPol PP
kali ini, sebanyak 13 orang PNS yang masih menggunakan seragam, terjaring kembali dalam razia yang di gelar oleh Satpol PP Provinsi Kalbar pada senin (24/9/2018) dibeberapa titik, antara lain di warkop jalan Purnama terjaring 1 orang, warkop Dr. Sutomo terjaring 2 orang, warkop Jalan Natakusuma terjaring 4 orang, warkop jalan Uray bawadi, terjaring 2 orang, Megamall terjaring 3 orang, dan di warkop Sari Wangi terjaring 1 orang. Tim juga menemukan 3 siswa yang masih berseragam sekolah sedang bermain di mega mall.

Berbagai alasan di ungkapkan oleh para PNS yang terjaring, mulai dari beralasan kerena lapar, sakit maag, sedang habis melayat, sedang mencari bahan ulang tahun kantor, pulang ujian dan lain-lain.

Golda menyatakan bahwa ASN yang terjaring akan dilaporkan ke Kasat, dan pada waktu yang lalu BKD telah meminta data-data yang terjaring untuk dibina disiplinnya. Pembinaan sesuai dengan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS, dimana memuat sanksi dari ringan sampai berat, yakni berupa teguran lisan, teguran tertulis, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat.

Dihimbau kepada PNS yang terjaring supaya berubah jadi disiplin untuk pelayanan masyarakat prima, karena masuk PNS itu sulit, kalau sudah diterima harus disyukuri dengan giat bekerja. Banyak orang ingin mendaftar menjadi PNS, namun tidak diterima karena seleksi yang begitu ketat. Untuk itu PNS diharapkan berbenah dan meningkatkan disiplin dan kompetensinya,”harap Golda.

Razia “KUDIS ASN” akan terus dilakukan dalam rangka menegakkan Peraturan Kepala Daerah, berupa Instruksi Gubernur Kalbar no. 1 Tahun 2014 tentang Pengawasan terhadap kewajiban mematuhi jam kerja bagi Pegawai Negeri Sipil/PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, serta sejalan dengan Kebijakan Gubernur Kalbar terkait Visi dan Misi dalam point Tata Kelola Pemerintahan yg baik, SATPOL PP Provinsi Kalimantan Barat melakukan pengawasan jam kerja PNS dengan melakukan inovasi pembentukan Tim Anti Kurang Disiplin Aparatur Sipil Negara (TIM ANTI KUDIS) ASN,”tegas Kabid Penegakan Perda. Satpol PP Provinsi Kalbar Golda M.Purba,SP.SH, MH.(DD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here