Korban Pemukulan Masuk Rumah Sakit ,Heboh Di Sungai Pinyuh

0
80
take :Vita (22) warga Entikong, korban penganiayaa dirawat dirumah sakit

Mempawah ,Borneonetv . Sungguh malang nasib Vita (22) warga Entikong, dan Lifa (18) warga Senakin, yang bekerja sebagai karyawan koperasi di Sungai Pinyuh, menjadi korban pemukulan oleh seorang temannya di tempat kerja di komplek Mitra Indah, Jalan Jurusan Anjungan, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa (2/10/2018).

Namun motif kejadian masih belum diketahui hingga saat ini. Pemantauan dilapangan, korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala akibat di hantam dengan palu berkali-kali. Akibat dari hantaman palu tersebut, keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Pinyuh untuk mendapatkan pertolongan. Keduanya mendapatkan perawatan intensif dari petugas Puskesmas.

Namun dikarenakan kondisi yang menghawatirkan, akhirnya korban dirujuk ke rumah sakit Abdul Aziz Singkawang. Kejadian tersebut tak ayal membuat heboh warga Sungai Pinyuh. Berduyun-duyun warga ingin melihat kondisi korban yang saat itu berada di ruang UGD. Namun petugas dan aparat kepolisian menjaga lorong masuk UGD agar petugas dapat melakukan penanganan awal secara intensif.

Pemantauan ini dilanjutkan ke tempat kejadian perkara. Kondisi sekitar rumah korban saat itu memang terlihat sepi. Usai petugas Puskesmas membersihkan tubuhnya yang penuh simbahan darah tersebut, Vita menceritakan terkait penganiayaan yang di alaminya. Bahwa pelaku yang menganiaya dirinya bernama Mario alias Ari. Ketika itu, sekira pukul 12.00 siang di tempat kerjanya lagi sepi, dirinya bertemu dengan pelaku. Dimana pelaku tersebut merupakan teman yang belum lama ini ia kenal dari temannya yang lain.

“Ketika saya keluar dari toilet, saya melihat Mario telah menunggu didepan pintu dengan memegang palu, kemudian Mario pun menghantamkan palu di kepala saya berkali-kali secara membabi buta. Ketika saya meminta tolong, teman saya yang bernama Lifa yang melihat kejadian tersebut berusaha keluar untuk meminta tolong kepada masyarakat sekitar. Pelaku tersebut segera mengejar dan menarik Lifa.

Pelaku itu juga melampiaskan amukannya kepada Lifa dengan menghantamkan palu dibagian kepala Lifa dengan bertubi-tubi. Saya tak menyangka, ketika bertemu dengan pelaku itu tiba-tiba pelaku emosi dan menganiaya saya. Padahal pelaku ketika ngumpul ramai-ramai bersama kawan kelihatan baik,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol Sunaryo membenarkan kejadian tersebut. Namun belum dapat memberikan keterangan, dikarenakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Memang benar ada kejadian tersebut, namun penyebab pastinya belum diketahui karena saat ini masih kita kumpulkan keterangan dari pihak terkait,” pungkasnya. (yanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here