Rusuh Antar Kelompok Masa Di Oksibil Papua Menelan Korban Jiwa, Dua Anggota Polisi Terkena Sasaran Anak Panah

0
262

Papua,BorneOneTV– Dua kelompok masa pendukung Pro dan Kontra Bupati Pegunungan Bintang, di Oksibil ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua bentrok (2/10/18).

Kerusuhan berawal saat kelompok massa kontra Bupati yang berjumlah sekitar 1000 orang di bawah pimpinan Yance Tapyor dan Kris Baweng berkumpul di jalan Pasar Mabilabol pada pukul 09.00 WIT dan bergerak menuju ke Bandara Oksibil untuk menjemput kedatangan rombongan anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang yang di perkirakan tiba di oksibil untuk melaksanakan sidang paripurna DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, namun kelompok massa merasa kecewa, karena rombongan Anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang tidak jadi berangkat ke Oksibil.

Kelompok massa kontra bupati pun kembali ke Jalan Pasar Mabilabol sambil melakukan orasi yang kemudian bentrok dengan kelompok massa Pro Bupati yang berjumlah sekitar 500 orang, dibawah pimpinan Andi Balyo yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang yang melakukan penyerangan terlebih dahulu, di Jalan Pasar Mabilabol dengan melepaskan anak panah dan di balas oleh kelompok massa kontra Bupati menggunakan kayu dan batu.

Anggota Sat Brimob BKO Polres Pegunungan Bintang yang tiba pada pukul 10.40 WIT untuk melakukan pengamanan melihat situasi ke dua kelompok massa sudah anarkis dan saling serang melepaskan tembakan peringatan, namun situasi massa tidak bisa di kendikan dan saling serang.

Dua anggota POLRI menjadi korban dalam insiden kerusahan tersebut, yakni AKP. Amon Ruwayari yang bertugas sebagai Kasat Lantas Res PB mengalami luka panah di bagian paha kanan, sedangkan rekannya Brigadir Pol.Dolfis Wambonggo dari Sat Brimob mengalami luka panah di bagian mata sebelah kanan yang langsung di larikan ke RSUD Oksibil guna mendapatkan tindakan medis.

Baru sekitar pukul 13.30 WIT Konflik antar kelompok massa bisa diredahkan dan masing – masing kelompok membubarkan diri.

Sepuluh bangunan habis terbakar, sementara jumlah korban jiwa belum dapat diperkirakan. Namun, 8 orang termasuk 2 personil Kepolisian sudah di larikan ke RSUD Oksibil dan 1 orang dari kalangan masyarakat umum dikabarkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. (Tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here