Kalimantan Barat Rentan Menjadi Lintasan Keberangkatan PMI Illegal

0
91

Pontianak,BorneOneTV Masih banyaknya kasus PMI B “Pekerja Mingran Indonesia Bermasalah” dikarena dari adanya oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab yang merekrut dan menempatkan para PMI secara ilegal atau non prosudural dengan modus iming- iming gaji yang besar.

Dari hasil penuturan 5 orang PMI Bermasalah dari daerah Riau yang masih di tampung di selter BP3TKI Pontianak mengatakan, bahwa mereka berangkat dari Riau pada ( 30/9/18) dengan tujuan akan bekerja di perusahaan perkebunan di negara malaysia dengan berbekal KTP dan paspor serta pinjaman uang tunai sebesar 2 juta rupiah. Sesampai nya di pontianak mereka di urus serta ditampung di rumah Rojali,”jelasnya.

Para PMI juga mengatakan jika mereka tidak mengetahui prosedur yang benar untuk bekerja keluar negeri, sehingga mereka mengikuti saja arahan dari pengurusnya Rojali yang akhirnya tidak jadi berangkat dan di bawa ke selter BP3TKI Pontianak, karena para PMI B tersebut diketahui tidak mengikuti prosedur yang benar dan akan di berangkat secara illegal oleh pengurusnya di pontianak.

Menurut Kepala BP3TKI Maruji Manulang, kalimantan barat merupakan daerah perlintasan yang secara khusus digunakan oleh para PMI dari luar daerah Kalimantan Barat yang memberangkatkan para PMI nya secara non prosudural atau illegal, sehingga kita berupaya berkoordinasi dengan daerah- daerah asalnya untuk melakukan sosialisasi secara rutin agar masyarakatnya dapat mengetahui informasi secara benar dan jelas tetang prosedur yang benar,” kata Maruji Manulang.

Sementara Kepala Seksi Penyiapan Penempatan BP3TKI Pontianak As Syafii menginformasikan, bahwa dari catatan data BP3TKI sudah ada 1.381 orang PMI B yang di deportasi selama tahun 2018. Bahkan ada 1 orang yang mengalami depresi dan 6 orang dipulangkan karena sakit dan ada 109 orang PMI yang meninggal dunia,”jelasnya.

Sementara dari hasil pencegahan yang dilakukan oleh aparatur peneggak hukum dan pihak BP3TKI terhadap PMI non prosudural atau ilegal ada 67 orang. Sementara untuk PMI yang terlantar ada 29 orang, jadi total keseluruhan PMI Bermasalah sejak Triwulan Ketiga 2018 sebanyak 1.732 orang,”terang As Syafii.(Dd).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here