Bersama Warga Anggota Dewan Datangi PLN Pemangkat ,Karena WanPrestasi

oleh -18 views
Sambas,BorneoneTV -Sejumlah warga dari dusun tiga serumpun desa Batu Makjage dan dusun Pelanjau desa Bukit Sigoler kecamatan Tebas, Kamis mendatangi kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pemangkat.
Didampingi dua anggota DPRD kabupaten Sambas, Erwin Saputra dan H Mulyadi H Jantan, warga mempertanyakan kejelasan sambungan listrik untuk kedua dusun tersebut.
Menurut H Mulyadi H Jantan, sejumlah warga didua dusun tersebut telah melakukan pendaftaran pemasangan listrik untuk rumah mereka, dengan memanfaatkan potongan harga yang berlaku untuk wilayah terpencil terluar dan terdepan.
“Jadi mereka mendaftarkan pemasangan listrik menggunakan sistem online, mereka yang mendaftar tersebut bahkan telah melakukan setoran pembayaran, ” ungkap H Mulyadi H Jantan, Kamis (27/12).Akan tetapi lanjutnya, proses pendaftaran sambungan baru mereka ditunda.  “Mereka yang telah melakukan pendaftaran online diminta untuk membuka rekening di bank, guna mengembalikan uang setoran pemasangan listrik, ” kata H Mulyadi.
Karena hal tersebut menurutnya, perwakilan warga mendatangi PLN ULP Pemangkat.
Mulyadi mengungkapkan, dua dusun tersebut hingga saat ini masih belum menikmati penerangan listrik PLN.  “Terdapat 54 kepala keluarga di dusun Pelanjau dan 32 kepala keluarga didusun Tiga Serumpun, yang belum mendapatkan penerangan listrik PLN, ” ungkapnya.
Mulyadi menjelaskan pendaftaran  pemasangan listrik secara online yang dilakukan oleh masyarakat, lantaran ada informasi pendaftaran melalui online.  “Masyarakat mau mendaftar secara online, lantaran masyarakat sudah sangat mendambakan penerangan listrik dari PLN. Karena selama ini, masyarakat untuk penerangan masih menggunakan genset, ” jelas Mulyadi.  Untuk itu, ia berharap agar pihak PLN memprioritaskan pembangunan jaringan listrik ke dua dusun tersebut.
“Alasan penundaan pemasangan listrik oleh PLN, karena pemukiman masyarakat jauh dari jaringan listrik, sehingga pemasangan tidak bisa di realisasikan, ” katanya. Sementara menejer PLN ULP Pemangkat, Robby mengatakan terkait hal tersebut telah ia sampaikan kepada pihak PLN area di Singkawang. Sehingga untuk pemasangan jaringan baru di dua dusun tersebut, bukan menjadi kewenangan pihaknya.
Sedangkan terkait setoran pembayaran pemasangan melalui sistem online oleh masyarakat, hal tersebut juga sudah menjadi kewenangan PLN area Singkawang.
“Untuk masalah tersebut sudah di sampaikan ke pihak PLN area Singkawang, ” katanya. (ra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *