Kasau Minta Lanjutkan Program Road To Zero Accident

oleh -13 views

 

Jakarta ,BorneoneTV -Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE., M.M menyampaikan apresiasi secara khusus atas keberhasilan TNI Angkatan Udara mencapai kondisi zero accident pada tahun 2018. Prestasi ini adalah bukti keberhasilan kita dalam menjauhkan diri dan organisasi dari perilaku yang tidak profesional, seperti unsafe action dan unsafe condition.

“Saya perlu ingatkan kepada seluruh jajaran TNI AU, bahwa pencapaian zero accident ini bukanlah puncak akhir dari program road to zero accident yang menjadi komitmen jangka panjang kita bersama,” kata Kasau, Rabu (2/1) dalam sambutan yang dibacakan Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo saat upacara Awal Tahun 2019.

Dikatakannya, kondisi zero accident tahun lalu hanyalah penggalan dari perjalanan panjang, untuk menjadikan safety culture sebagai budaya kerja TNI Angkatan Udara.

“Budaya safety harus menjadi landasan doktrinal yang menuntun cara berfikir, ucapan, dan tindakan semua insan TNI AU dalam sepanjang pengabdiannya,” kata Kasau,

Kasau juga mengatakan hari ini kita boleh bangga dengan capaian zero accident selama tahun 2018, namun kita tidak boleh cepat puas, dan tidak boleh sedetikpun menjadi abai atau lengah.

“The Sky is wide but no room for error. Wilayah udara nasional yang luas, serta dinamika tugas yang berbeda dan bertambah sulit, menuntut budaya safety yang lebih baik pada tahun 2019.

Untuk itu, Kasau instruksikan kepada semua jajaran untuk melanjutkan program Road to Zero Accident. Ciptakan program-program keselamatan terbang dan kerja yang lebih inovatif, modern dan menarik sehingga budaya safety TNI AU menjadi lebih baik pada tahun 2019.

Menyinggung masalah Pemilu, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M menegaskan menjelang Pemilu bulan April 2019 mendatang, seluruh anggota TNI AU agar waspada, menjaga diri dan menahan diri, selama peşta demokrasi berlangsung.
Semua anggota, lanjut Kasau, harus mempelajari lagi buku Saku Netralitas TNI dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan pernah ragu-ragu apalagi tidak mengerti komitmen netralitas TNI. Perlu diingat bahwa prajurit tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang, siapapun juga. Jangan pernah sekali-sekali terlibat dalam kegiatan politik praktis apapun bentuknya,”pintanya.

Kasau juga menitipkan tiga kata sebagai modalitas kerja di tahun 2019, yaitu Profesional, Militan dan Inovatif.

“Mari bekerja Profesional , karena perilaku luhur ini akan menjadikan TNI AU mampu menjalankan tugas-tugasnya secara optimal. Mari bekerja Militan, yakni melaksanakan setiap tugas dengan serius, semangat tinggi dan tidak ada kata menyerah untuk mengejar ketertinggalan. Mari kita bekerja Inovatif, yakni menemukan solusi baru untuk mengatasi berbagai permasalahan,” jelas Kasau. (tim ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *