Mantan Kadisops Lanud Supadio Jabat Danwing 7 Lanud Supadio

oleh -41 views

Kubu Raya.BorneOneTV- Mantan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio Tahun 2016-2017 Kolonel Pnb Radar Soeharsono dilantik oleh Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo sebagai Komandan Wing (Danwing) 7 Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio Pontianak menggantikan Kolonel Pnb Setiawan dalam upacara militer di Main Apron Lanud Supadio, Jumat (11/1/).

Kolonel Pnb Radar Soeharsono bukanlah orang baru, ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio dan mantan Danskadron Elang Khatulistiwa Lanud Supadio sebelum  menjabat sebagai Danwing 7.

Perwira menengah alumni AAU tahun 1995 ini, adalah Danwing Udara 6 Lanud Roesmin Nurjadin,Pekan Baru, kemudian melaksanakan Pendidikan di Sesko TNI.

Sementara itu, Kolonel Pnb Setiawan akan melanjutkan pendidikan di Sesko TNI. Alumni AAU Tahun 1995 ini menjabat Danwing 7 sejak 18 Oktober 2017. Saat itu, ia menggantikan Kolonel Pnb M Yani Amirullah.

Sertijab Danwing 7 sendiri berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau).

Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo menyampaikan bahwa pergeseran dua posisi pejabat di Wing 7, menjadi kebutuhan dan keharusan dalam meningkatkan kinerja organisasi TNI AU, khususnya di Lanud Supadio.

Diharapkan,dengan adanya pergantian pejabat, maka akan menghadirkan inovasi dan pola kinerja yang semakin baik.

“Selamat kepada Kolonel Pnb Radar Soeharsono, segera beradaptasi dengan satuan baru. Untuk Kolonel Pnb Setiawan, terima kasih atas pengabdiannya di Wing 7 selama ini,” ucap Marsma TNI Minggit Tribowo.

Dikatakannya,alih tugas dan jabatan yang ditandai dengan pergantian pejabat seperti ini, selalu mengandung makna peningkatan motivasi dan semangat kerja.
Ia juga mengingatkan bahwa sejumlah dinamika dalam menjalankan tugas menjadi harapan baru dalam meningkatkan kinerja organisasi sekaligus sebagai suatu siklus pembinaan karier personel di lingkungan TNI AU.

Danlanud juga mengungkapkan, selain merupakan sebuah penghargaan dan memiliki peranan untuk dilaksanakan sepenuhnya, jabatan adalah konsekuensi atas kinerja selama ini. Untuk itu, dalam mendukung kinerja di Lanud Supadio, maka harus saling terkait satu sama lain.

“Apabila kita telah lebih mendalam, pada hakekatnya jabatan adalah sebuah penghargaan dan pencapaian sekaligus amanah yang diberikan oleh bangsa dan Negara kepada seseorang yang menjabatnya,” terangnya.

Danlanud menjelaskan setiap jabatan harus bisa dilaksanakan dengan segenap jiwa raga. Terlebih seorang jiwa TNI berjiwa untuk melindungi negara dari ancaman apapun dari segi ketahanan keamanan.

“Dari jabatan itu, tentunya akan membawa tuntutan bagi pemangkunya yang harus diwujudkan dalam bentuk pertanggungjawaban, baik itu kepada diri sendiri, keluarga, organisasi serta kepada bangsa dan Negara hingga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Setiap jabatan yang dipercayakan, harus dilaksanakan sebaik-baiknya dengan segala ketulusan, keteguhan dan bahkan pengorbanan karena jabatan tidak pernah menjanjikan apa yang akan didapatkan, melainkan justru menuntut apa yang harus dilakukan dan diberikan.

“Inilah sebagai bentuk pengabdian kita prajurit TNI Angkatan Udara dalam mempertahankan keutuhan NKRI,” kata Danlanud. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *