Polres Sekadau Mengelar Foccus Group Discussion

oleh -15 views

Sekadau.BorneOneTV- Foccus Group Discussion digelar oleh Sat Binmas Polres Sekadau di gedung Kateketik Jl. Merdeka Selatan kecamatan Sekadau Hilir pada Kamis (24/1/2019) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau Bayu Dwi Harsono dan Kepala Dinas Sosial Suhardi. Dihadiri pejabat Polres Sekadau, para Kapolsek, Camat, Danramil, Kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas polsek jajaran.

Membuka kegiatan Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi, S.IK menyampaikan, kegiatan Polres Sekadau saat ini adalah FGD membahas tentang penyelarasan program Polsek sebagai lini terdepan Harkamtibmas dan program Desa Mandiri serta sosialisasi MoU penyaluran Bansos.

Telah disampaikan kepada Polsek jajaran Polres Sekadau terkait program Kapolda Kalbar tentang Polsek sebagai basis Harkamtibmas. Dan dalam hal ini ada kaitannya dengan tugas tugas dalam hal pembangunan Desa Mandiri.

“Sehingga diharapkan kepada narasumber nanti menyampaikan 50 indikator yang ada dalam pembangunan Desa Mandiri,” kata Kapolres.

Dikatakannya, disaat bersamaan kita juga akan mendapatkan bantuan sosial dari pusat, total bantuan yang akan diberikan seluruh Indonesia ada 53 triliun.

Untuk di Sekadau ada 5.544 keluarga penerima manfaat. Tentunya ini akan menimbulkan permasalahan dan juga dapat menimbulkan kecemburuan apabila ada penyaluran yang tidak sesuai atau pendataan yang kurang pas.

Jadi kepala Dinas Sosial nanti juga akan menyampaikan tentang program bantuan sosial di tahun 2019 yang jumlahnya naik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Terkait program Desa Mandiri dan Bantuan Sosial ini yang harus sama sama kita ketahui harus kita kawal, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh negara. Bagaimana pun program dari negara harus kita tindaklanjuti dan kita dukung sama seperti program lainnya,” tambahnya.

Selanjutnya, Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono memaparkan secara khusus terkait program desa mandiri.

Dipaparkan bahwa desa mandiri merupakan program yang dilaksanakan kementrian Desa dan menjadi salah satu tolak ukur terkait dengan kemajuan Desa.

Hal ini juga menjadi komitmen gubernur Kalbar Sutarmidji selama kepemimpinannya yang menargetkan 425 Desa Mandiri di provinsi Kalbar.

Terkait program Desa Mandiri kabupaten Sekadau menargetkan 15 desa untuk menjadi desa mandiri terbanyak dibandingkan daerah lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Dinas Sosial kabupaten Sekadau dan sesi tanya jawab serta diskusi.(Aji Hum/Dodi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *