33 Adegan Diperagakan Tersangka Pembunuhan

0
80

Pulau Pisang ,Kalteng,BorneoTV. Erwin Tangkomang (22) pekerja sawit asal Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakui membunuh rekannya sendiri Waliyo (44) yang bekerja sebagai tenaga rawat dan panen (ph2) Afdeling 88 kelas 1 Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Kahayan Kuala, hanya gara-gara lokasi buah sawit di panen oleh korban. Peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi pada tanggal 3 Januari 2019, di area perkebunan Kelapa Sawit Kecamatan Kahayan Kuala.

Tersangka membunuh korban menggunakan dodos dengan mengayunkan ke bagian leher korban sebelah kiri panjang 12 cm lebar 9 cm kedalaman 8 cm, luka robek leher bagian belakang panjang 10 cm lebar 4 cm kedalaman 4 cm hingga korban meninggal, luka robek bagian tangan sebelah kanan panjang 4 cm lebar 1 cm kedalaman 1 cm, luka robek lutut sebelah kanan luka panjang 4,5 cm lebar 1 cm kedalaman 1 cm.

” Awalnya saya tidak ada niat untuk membunuh. Tetapi niat itu muncul secara spontan, saat melihat dan mendatangi korban yang sengaja menyerobot lokasi panen buah sawit yang sudah ditetapkannya. ” jelas Erwin Tangkomang usai melakukan Rekonstruksi di halaman Polres Pulang Pisau, (6/2/2019).

Rekonstruksi yang digelar Polres Pulang Pisau itu meragakan 33 adegan dengan menghadirkan tersangka dan para saksi, dengan disaksikan tim penyidik Polres Pulang Pisau dan Jaksa dari Kejaksaan Negeri Pulang Pisang.

 

 

Kasatreskrim Polres Pulang Pisau Iptu Jhon Digul Manra saat dikonfirmasi mengatakan, rekonstruksi perkara pidana merupakan salah satu tehnik pemeriksaan yang digunakan dalam suatu proses penyidikan. Rekonstruksi kata Jhon Digul, dilakukan dengan memperagakan kembali cara tersangka melakukan tindak pidana atau pengetahuan saksi dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang terjadinya tindak pidana tersebut dan untuk menguji kebenaran keterangan tersangka atau saksi sehingga dengan demikian dapat diketahui benar tidaknya tersangka tersebut sebagai pelaku.(bahrain)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here