Kapolda Kalbar Berbagi Tips Bersosial Media Bijak

oleh -3 views

 

Pontianak,BorneoneTV . informasi setiap detiknya begitu cepat menyebar ke semua lini. Apalagi di era zaman sekarang, kebutuhan akan sosial media menjadi keharusan semua kalangan.

“Bijak, secara tepat menggunakan sosial media tentu akan berdampak positif. Akan tetapi, jika disalahgunakan justru akan menjerumuskan bagi penggunanya,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Rabu (6/2).

Kapolda Kalbar juga mengajak semua kalangan, termasuk generasi millenial harus jadi agen perubahan. Caranya adalah melawan berita bohong atau hoaks.

“Kalianlah para generasi millenial yang diharapkan untuk melawan hoax,” ujarnya.

Disamping itu, Kapolda Kalbar juga mengingatkan kecepatan informasi bukanlah segalanya. Namun, pengecekan secara teliti dari informasi itu penting dilakukan oleh penerima informasi.

“Era sekarang banyak orang yang sengaja menyebarkan hoaks untuk mencapai tujuan mereka. Jika masyarakat percaya, maka penyebar akan merasa senang karena apa yang diharapakan akhirnya terjadi,” jelasnya.

Jenderal bintang dua menjabarkan ada empat tujuan para penyebar hoaks, berikut rincianya, Untuk adu domba, Kedua menyebarkan fitnah-fitnah dan mencemarkan nama baik, Membuat cemas
4. Perang menggunakan jaringan (Mempengaruhi orang lain).

“Hoaks paling banyak disebar adalah sosial politik, kesehatan dan SARA. Isu inilah dianggap paling paten dan mempan untuk memecah belah. Sementara, bentuk hoax  paling sering diterima bentuk tulisan (62,10 persen), gambar (37.50 persen), video (0,40 persen) dan saluran penyebaran paling banyak ada di media sosial (92,40 persen),” ujarnya.

Kapolda Kalbar berharap semua lapisan masyarakat untuk selalu teliti dan menelusuri sumber informasi yang beredar. “Generasi millennial dapat menjadi pelaku utama  meminimalisir penyebaran hoaks,” ucap ara generasi millennial dapat menjadi actor untuk meminimalisir penyebaran hoax di Indonesia. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *