Gubernur Kalbar Fokus Bangun Infrastruktur di Kalbar

oleh -52 views

 

Pontianak, BorneoneTV .Gubernur Kalbar H. Sutarmidji membuka konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi  Kalimantan Barat tahun 2020 di salah satu hotel ternama jalan Budi Karya, Kamis (7/2).

Dalam RKPD mefokuskan tahapan percepatan pemerataan infrastruktur dasar dan aksesibilitas antar wilayah dalam rangka percepatan mewujudkan desa mandiri di tahun 2020 mendatang. Gubernur Kalbar H. Sutarmidji berharap  adanya sinergitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta jajaran struktur desa yang ada di desa untuk mempercepat proses pembangunan desa mandiri, untuk tahun 2020 dirinya menargetkan 159 desa mandiri dan akan meningkatkan setiap tahunnya.

“Nanti ada 10 indikator yang akan di tangani oleh desa yang ringan-ringan aja, seperti menyediakan pos kamling, lapangan olahraga, menyediakan posyandu, menyediakan PAUD, itu semuanya yang ringan-ringan. Sedangkan untuk indikator yang berat biar ditangani oleh pemerintah kabupaten dan provinsi seperti jalan desa, balai desa, sarana pendidikan dan kesehatan biar kami tangani,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji usai membuka Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi  Kalimantan Barat Tahun 2020.

Lanjutnya untuk pembangunan jalan akses guna membuka terisoliran suatu daerah itu serta memjaga keamanan dsn ketertiban di desa tersebut akan dilakukan oleh pemerintah provinsi dengan bersinergitas TNI dan Polri yang ada di kalbar. Jika semua indikator desa mandiri hanya mengandalkan dana desa untuk mewujudkan desa mandiri menurut dirinya tidak akan bisa, sebab dana desa memiliki keterbatasan anggaran.

“Kalo semuanya berharap dari dana desa tidak mungkin, ini salah satu model. Di Indonesia hanya kalbar yang akan tangani seperti ini, mudah-mudahan ini bisa menjadi model, ketika dikerjakan dalam waktu dua tahun bisa membentuk 159 desa mandiri itu sangat luar bisa,” ujarnya.

Adapun upaya yang tengah dilakukan pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan desa mandiri saat ini, sudah melakukan sinergitas antara DPRD dan TNI serta Polri. Tak hanya itu anggaran APBD Kalbar sebagian besar untuk desa mandiri.

“Sebagaian besar kita arahkan pembangunan ke desa mandiri seperti pokok pikiran dewan ke arah situ, kemudian kita anggarkan bakti TNI dan Polri sekala besar. Sedangkan ditahun ini kita tengah mengevaluasi desa-desa yang ada, nanti di tahun 2020 akan kita maksimalkan pembangunan desa mandiri, saya yakin program ini sangat baik untuk mensejahterakan masyarakat,” tuturnya.

Anggaran APBD Kalbar yang diperkirakan sekitar Rp. 6 Triliun di tahun 2020, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji akan menggelontorkan dana untuk membangun desa mandiri cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun depan itu target saya 20 persen kongkrit, total belanja langsung sekitar antara Rp. 400 sampai Rp. 500 miliar yang langsung ke desa dan langsung ke indikator desa mandiri. Saya mau desa itu menjadi ujung tombak pembangunan di kalbar dan itu harus,” tegasnya.

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji juga menargetkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 mendatang bisa mencapai 5,35 persen, angka kemiskinan bisa ditekan menjadi 6,43 persen dan tingkat pengangguran terbuka sekitar 3,63 persen. Sedangkan untuk Indeks Pembangunan Manusia akam ditargetkan mencapai 67,87 persen dan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip good governance (pemerintah baik) dengan menargetkan Indeks Reformasi Birokrasi bernilai “B” sehingga mewujudkan masyarakat kalbar sejahtera di masa pemerintahannya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *