Masih Proses Hikum,Dewan Minta Pelantikan Kades Sei Mayam Ditunda.

oleh

 

Sanggau,borneonetv— Sekretaris Komisi I DPRD Sanggau Yeremas Marselinus meminta Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM Pemdes) Kabupaten Sanggau menunda pelantikan sejumlah Kepala Desa terpilih yang bermasalah pada Pemilihan Kepala Desa 2018 lalu. Hal itu disampaikannya terkait adanya informasi beberapa Kepala Desa yang dilaporkan karena dugaan money politik dan pelanggaran lainnya.
“Saya minta ditunda dululah. Selesaikan dulu masalahnya, baik perdata maupun pidananya jika ada,” kata Yeremias Marselinus saat ditemui usai menggekar rapat Komisi bersama Pemerintah Daerah.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut Bupati bisa saja menunda karena proses hukumnya sedang berjalan.
“Saya dengar memang ada beberapa yang bermasalah, termasuk di Desa Sei Mayam. Begitu juga Desa lainnya kalau ada masalah sebaiknya ditunda dululah. Disinggunh terkait dugaan money politik di Desa Sei Mayam, Kocan sapaan akrabnya sangat menyayangkan hal itu terjadi. Menurutnya, politik uang sangat merusak demokrasi. Oleh karenanya, jika terbukti, Ia meminta segera ditindak tegas.

Hal senada disampaikan, Anggota Komisi III DPRD Sanggau, Gusti Tedja. Ia meminta pelantikan Kades bermasalah termasuk Desa Sei Mayam ditunda. Hal itu mengingat Pilkades Sei Mayam sudah masuk ranah hukum.
“Setidaknya kita tunggu dululah karena ini sudah masuk ranah hukum. Meskipun ini kewenangannya BPM Pemdes, sebaiknya memang ditunda,” kata Tedja.

 

Penundaan ini, lanjut Tedja, guna menghindari kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi karena bagaimanapun juga demokrasi itu akan rusak kalau dinodai dengan praktik money politik.
“Tapi ini perlu juga penelitian dan pendalam apakah hal itu benar terjadi atau tidak. Kalau benar itu terjadi tidak ada salahnya BPM Pemdes segera mengambil kebijakan untuk ditunda dan kalau tidak terjadi ya silakan lanjutkan,” pungkasnya.(Hery JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *