FLS2N Tingkat Kecamatan Sungai Kakap Mempertandingkan.15.Cabang

oleh

 

Kubu Raya,BorneoneTV.  317 murid dari 51 Sekolah Dasar(SD) Negeri dan Swasta se-Kecamatan Sungai Kakap mengikuti pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Sungai Kakap,Rabu(27/2)di SD 13.Kegiatan yang dihadiri.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabu paten Kubu Raya Frans Randus,S,pd.M.S.i sekaligus membuka Kegiatan .
KUPT.Pendidikan Sungai Kakap M.Zainal
Kabit.SMP.Sy.Firdaus.M.Pd
Kepala Sekolah.SMP.dan SD.Sekecamatan Sungai Kakap
beserta Pendamping masing masing Sekolah.kegiatan berlangsung meriah.

Ketua Panitia O2SN dan FLS2N tingkat Kecamatan Sungai Kakap,Siti Murdiati.M.Pd melaporkan,secara keseluruhan ada.15 cabang yang dipertandingkan.Untuk O2SN sebanyak.8.cabang,yaitu lomba atletik,bola voli, bulu tangkis,tenis meja,bola kaki mini,silat,karate,renang dan catur.Sedangkan.cabang lainnya untuk FLS2N,yaitu lomba membuat Cerita.bergambar.tari,menyanyi solo,prakarya,pantomim dan baca puisi.
Untuk.OSN.Mate matika.Ipa

“Insyaallah segala persiapan sudah clear.Sekarang tinggal melaksanakannya sampai.tiga hari ke depan.Saya berharap dukungan semua pihak agar kegiatan ini lancar,”kata. .

Ia menguraikan,tujuan kegiatan adalah untuk mencari bibit unggul dalam setiap cabang lomba.Sehingga yang terpilih bisa tampil pada tingkat kabupaten atau provinsi.Pelaksanaan tingkat kecamatan,kata dia,tidak bisa disepelekan.Karena pelaksanaan tingkat kecamatan menandakanan kemampuan pembinaan di masing-masing sekolah.

Sementara itu,M.Zaini.Z.KUPT.Pendidikan Kecamatan Sungai Kakap menyebut,kegiatan O2SN dan FSL2N merupakan wadah silaturahmi sekaligus ajang uji coba kemampuan setiap sekolah,agar tidak tertinggal oleh sekolah lainnya.Kedua kegiatan itu penting dilaksanakan secara serius karena akan merujuk bakat dan kecenderungan anak.

“Kecamatan Sungai Kakap yang ingin terus maju,harus terus menggali dan mengembangkan bakat serta minat peserta didiknya baik dalam bidang akademik maupun non akademik,”kata dia.

Sebab untuk memenangkan persaingan di era globalisasi ini,kata dia,setidaknya harus memiliki satu kemampuan atau keahlian.

di tempat yang sama Frans Randus.S.pd.M.S.i Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya.mengatakan,kegiatan O2SN dan FLS2N yang diselenggarakan tahun ini tidak hanya berorientasi pada ajang seleksi untuk level yang lebih tinggi semata.Akan tetapi,memberikan pengalaman kepada anak dalam menjalankan nilai-nilai pendidikan itu sendiri.

 

 

“Atas nama Pemkab KKR,kami menyambut baik penyelenggaraan kegiatan O2SN dan FLS2N ini.Sebab kegiatan ini merupakan momentum yang tepat dan sangat berharga bagi anak-anak kita untuk dapat berkreasi, berinovasi,berprestasi dan berkompetensi secara sehat.Sekaligus juga dapat memberikan pengalaman belajar yang baik,belajar bekerja sama, mematuhi aturan,mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar menghargai kekuatan lawan.Ia Juga menitif pesan dimasa masa sisa ahir jabatannya kepada semua kepala sekolah yang ada di kubu raya agar dalam pengelolaan penggunaan anggaran di sekolah teruma penggunaan Dana Bos harus sesuai aturan sebab itu di awasi baik dari Kejaksaan.Inspektorat.dan kepolisian.Tegasnya.(Tim/Ismail)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *