Warga Diminta Dukung Pembangunan Pelabuhan Internasional

oleh -29 views

Mempawah,BorneoneTV. Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji yang didampingi Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Didi Haryono, meninjau pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing, Selasa (5/3/2019), kemarin, di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.
Hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, Dandim 1201/Mpw, Letkol Arm Anom Wirasunu, Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin, Ketua Kejaksaan Negri Mempawah, Antoni Setiawan, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Mempawah.
Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta, pihak Pelindo untuk segera menyelasaikan permasalahan sosial. Selain itu, Sutarmidji juga mengatakan bahwa masalah sosial ini sedang dilakukan penilaian oleh tim appraisal, dan dijanjikan oleh Pelindo akan selesai pada April.
“Kita dukung proyek ini, saya datang memastikan kegiatan pembangunan ini tidak ada hambatan. Dan saya minta masalah dengan nelayan segera diselesaikan cepat. Pelindo janjikan permasalahan ini selesai pada April, karena Tim Apprasial sedang menilai. Ya kalau bisa saya minta jangan menunggu April, lebih cepat lebih baik,” ungkap H Sutarmidji, saat diwawancarai awak media usai meninjau langsung kelapangan.
Midji menegaskan bahwa progres pembangunan ini masih sesuai schedule yang ada.
“Terkait progres pembangunan saya kira sudah cukup baik, saya lihat juga cepat. Mudah-mudahan sesuai dengan target ini, bisa cepat dilaksanakan,” harapnya.
Kordinator Satuan Kerja (Satker) PT. Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II), M. Nur Utomo menyebutkan pihaknya akan selesaikan permasalahan sosial sesuai jadwal yang ada. Mengenai progres pembangunan fisik sudah dilaksanakan, dimana pemancangan tiang di sisi laut dan darat sudah mulai dikerjakan.
“Secara teknis beberapa jadwal yang sudah kita sepakati untuk penyelesaian ini. Yaitu pada bulan April, kita sudah melakukan pembayaran. Sedangkan untuk progres yang telah terselesaikan, ini sekitar 6 sampai 7 persen,” ujarnya.
Lanjutnya lagi, Pelindo menegaskan bahwa pembangunan tahap 1 ini, diperkirakan selesai pada awal tahun 2020 mendatang.
“Diperkirakan tahap 1 rampung pada awal tahun 2020, dan sudah bisa di operasionalkan,” tuturnya.
Bupati Mempawah, Gusti Ramlana mengatakan, terkait masalah yang ada merupakan kewenangan Tim Apprasial provinsi. Namun pihaknya tetap akan mengupayakan agar kiranya permasalahan ini bisa cepat terselesaikan.
“Kita terus upayakan permasalahan yang ada, dimana pembayaran tahap 1 sudah kita selesaikan. Untuk tahap 2 sudah mendapat penjelasan, mudah-mudahan pertengahan bulan ini sudah terbayarkan,” kata Ramlana.
Ramlana meminta masyarakat Sungai Kunyit mendukung rencana dilaksanakannya kegiatan mega proyek pembangunan pelabuhan internasional kijing di Kecamatan Sungai Kunyit.
“Saya berharap masyarakat Sungai Kunyit mendukung pembangunan mega proyek tersebut. Karena penambangan ini, juga akan menguntungkan bagi masyarakat sendiri. Terutama terbukannya lapangan kerja, karena pelabuhan internasional sangat membutuhkan banyak tenaga kerja,” ucapnya.
Lebih jauh, Ramlana, menilai pembangunan penambangan pelabuhan tersebut akan menjadi barometer kemajuan perekonomian dan pembangunan Kabupaten Mempawah.
“Apabila mega proyek pelabuhan ini terlaksana, maka yang di untungkan tidak hanya pemerintah daerah atau kecamatan, tetapi juga warga khusunya di Kecamatan Sungai Kunyit.(agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *