Jenazah Arianto. TKI yang menjadi korban Pembunuhan di Mukah Malaysia Tiba Di Tanah Air

oleh -31 views

Mempawah,BorneoneTV. – Isak tangis Keluarga Korban memecah kesunyian saat Menyambut Kedatangan Jenazah Arianto. TKI yang menjadi korban pembunuhan di Mukah Malaysia beberapa waktu silam, suasana haru dan kesedihan terlihat dari raut wajah sanak saudara, setelah ambulan pembawa jenazah korban tiba dirumah duka didesa Sepang Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat,Kamis(14/3/2019).

Penantian panjang proses pemulangan jenazah akhirnya terlaksana,setelah pihak keluarga meminta pendampingan kepada Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI).

Kedatangan jenazah Rianto dari Malayasia, disambut langsung oleh pihak keluarga korban, Kepala Disperindaknaker Mempawah, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Mempawah, Dinas Sosial Mempawah, BP3TKI Pontianak, dan Kades Sepang beserta anggota.

Seketaris SBMI Kabupaten Mempawah, Iswandi mengatakan proses pemulangan jenazah almarhum Rianto ini cukup lama, sejak peristiwa kejadian dugaan pembunuhan, hingga pemulangan ke rumah duka sekitar tiga pekan.

“Sebelumnya, seharusnya pihaknya BP3TKI dan KJRI diharapkan berupaya memulangkan jenazah almarhum. Karena adanya kendala dalam proses pemulangan itu. Makanya kami mengambil langkah, dengan berkoordinasi langsung dengan pihak Pemerintah Daerah Mempawah dalam biaya pemulangannya,” katanya.

Ia mengatakan ketika berkoordinasi dengan Pemkab Mempawah, Bupati Mempawah menyanggupi untuk pembiayaan  pemulangan warga Mempawah yang diduga dibunuh di Malaysia tersebut. Meskipun diketahui, sebelumnya korban tidak memiliki dokumen lengkap.

“Seharusnya untuk biaya pemulangan ini dari pihak BP3TKI, yang harus memberikan andil dengan berkoordinasi kepada instansi terkait.

Namun karena lambatnnya kinerja mereka, sehingga kita SBMI mengusulkan melalui Pemerintah Daerah, Iswandi Menyebut “BP3TKI seakan salin panggung disaat permasalahan telah usai Mereka muncul bagai pahlawan” tegasnya.

Sementara itu Plt Kepala Desa Sepang, Joni berterima kasih terhadap sejumlah pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah warganya ini. Karena sebelumnya ia kebingungan, ketika mengetahui warganya meninggal di Malaysia tetuma untuk proses pemulanganya.

“Untuk itu, saya berpesan, jika ada yang ingin pergi bekerja ke luar negeri, alangkah baiknnya melengkapi dokumen, agar tidak terjadi persoalan yang sama kedepannya,saya berharap agar nantinya tak ada lagi Rianto Rianto yang baru” ungkapnya(Hz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *