Polda Kalbar Dorong Perusahaan Bangun Kanal dan Embung Air Antisipasi Karhutla

oleh -29 views

 

Pontianak, BorneoneTV. Kapolda kalbar .Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH berharap semua pihak membangun kepekaan terhadap kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di wilayahnya. Ini penting dilakukan, guna mencegah terus menerus kasus Kahutla setiap tahunnya.

“Tentunya kita harapkan hal yang paling esensi bagaimana kita membangun kepekaan terhadap potensi terjadinya karhutla sehingga dari awal sudah ada langkah pencegahan,” kata Irjen Pol Didi Haryono, Kamis (21/3) saat acara Borneo Forum ke tiga dalam  Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) di Hotel Ibis Kota Pontianak.

Dikatakannya, pada tahun 2018 akibat dampak Karhutla menelan korban jiwa. “Tahun 2018 ada enam orang yang meninggal dunia  akibat kebakaran gambut ini,” ujarnya.

Untuk itulah, Kapolda Kalbar berharap, semua pihak memahami dampak Karhutla.
“Kebakaran yang tampak atau survive fire. Biasanya kebakaran ini terjadi di lahan mineral. from fire atau kebakaran yang terjadi di daun-daun,” ucapnya.

Kapolda Kalbar tidak lelah terus menerus mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan cara dibakar. Tidak hanya itu, Kapolda Kalbar dan jajaranya juga memberikan edukasi pada masyarakat.

“Yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan dampak-dampak kebakaran. Selain itu juga, pihaknya juga melakukan kegiatan reprensif ketika bencana itu datang. Apalagi dalam kondisi darurat yang membutuhkan tenaga pihaknya,” jelasnya.

Pati Bintang Dua juga mengharapkan peran andil perusahaan terus ditingkatkan karena memiliki sumber daya material dan sumberdaya personel yang cukup, libatkan terus masyarakat disekitar perusahaan setempat dilatih tata cara mengantisipasi dan memadamkan api  ketika kebakaran terjadi. Begitu juga memdorong membangun kanal-kanal dan embung air di lokasi rawan sebagai persediaan air dikala terkadi karhuta.

Polsek kami kedepankan melakukan pengawasan dan patroli.  Tujuanya untuk mencegah dan melakukan tindakan tegas. Baik itu masyarakat ataupun korporasi. Karena dampak dari Karhutla itu sangat besar,” ujarnya.

Hal lainya adalah dengan bertemunya para pelaku usaha perkebunan sawit diharapkan dapat memberikan sumbangsih dan mendorong terhadap percepatan pembangunan di Kalbar. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *