Lanud Supadio Gelar LCC Antar Satuan Kerja

oleh -11 views

 

Kuburaya,  BorneoneTV. Pangkalan  TNI AU (Lanud) Supadio menggelar Lomba Cross Country (LCC). LCC adalah lomba lari ala militer, setiap peserta mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) TNI lengkap atau pakaian loreng dan membawa senjata laras panjang. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 TNI AU yang diikuti segenap satuan kerja (satker) dijajaran Lanud Supadio. Adapun lokasi LCC mengitari area Lanud Supadio dengan start di Main Apron dan finish di depan Mako Satpomau, Jumat (29/3).

Ada sepuluh tim perwakilan dari satuan-satuan di Lanud Supadio yang mengikuti kegiatan tersebut.

Lomba CC dilepas langsung oleh Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, S,IP., M.M, didampingi para pejabat di lingkungan Lanud Supadio.

Adapun sepuluh tim tersebut antara lain Satpomau, Dinas Operasi, Dinas Personel, Dinas Logistik, Dinas Khusus, Rumkit dr. M. Sutomo, Skadron Udara 1, Gabungan Wing 7 dan Skadud 51, Batalyon Komando (Yonko) 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas.

“Lomba cross country ini selain memeriahkan peringatan HUT Ke-73 TNI AU di jajaran Lanud Supadio, juga sebagai wadah peningkatan kemampuan personel antar satuan,” kata Marsma TNI Palito Sitorus, S,IP., M.M.

Peningkatan kemampuan personel yang dimaksud Danlanud adalah tentang kemampuan kesemaptaan personel dalam lari lintas medan. Cross country sendiri, papar Danlanud merupakan Cabang Olahraga (Cabor) yang sangat populer di lingkungan TNI, dan digunakan sebagai sarana untuk melatih ketahanan fisik prajurit.

Olahraga militer ini memiliki tantangan yang cukup berat. Para peserta harus berlari secara berkelompok, menempuh medan yang berat dan masing-masing mengenakan PDL lengkap dan bersenjata laras panjang. Namun demikian keselamatan pribadi dan material harus tetap diutamakan, oleh karenanya bila peserta merasa tidak sanggup berlari agar tidak dipaksakan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.

Letkol Kes Joko Pamilih selaku Ketua Panitia Cross Country menuturkan dalam pelaksanaan LCC menempuh jarak 4,6 Km dengan medan yang cukup berat. Para peserta ditantang untuk menjadi yang tercepat dalam menyelesaikan rute yang ada dan setiap tim terdiri dari 5 orang peserta.

“Penilaian adalah berdasarkan waktu tempuh, yang dilihat dari peluncur atau orang pertama yang finish. Kemudian waktu orang terakhir, dan waktu keduanya dijumlahkan,” kata Letkol Kes Joko Pamilih yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Jasmani Militer (Kasi Binjaskemil) Lanud Supadio.

Keluar sebagai pemenang lomba adalah tim Denhanud 473 Paskhas, untuk urutan kedua diraih tim dari Skadron Udara 1 sedangkan tim Batalyon 465 Paskhas diposisi ketiga dan disusul Satpomau di tempat keempat.

“Kita bersyukur kegiatan ini dapat berjalan lancar dan aman serta semua peserta dapat mencapai finish dalam keadaan baik. Terima kasih kepada semua peserta dan pendukung yang sudah berpartisipasi serta selamat kepada para pemenang,” pungkas Kasibinjaskemil. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *