Dua Penerbang Tempur Skadud 1 Sukses Terbang Solo

oleh -15 views

 

Kuburaya, BorneoneTV   .Dua penerbang dari Skadron Udara 1 Wing Udara 7 Lanud Supadio sukses melaksanakan terbang solo dengan pesawat Hawk 100/200, Selasa (2/3).

Kedua penerbang tersebut adalah Letda Pnb Adnan Dodi Prakoso dan Letda Pnb Wisnu Sasmita. Acara tradisi terbang solo dipimpin oleh Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, S.IP., M.M. dan turut dihadiri Danwing 7 Kolonel Pnb Radar Suharsono, para Kepala Dinas (Kadis), para Komandan Satuan (Dansat) dan segenap keluarga besar Skadron Udara 1 Lanud Supadio.

Komandan Lanud Supadio diawal sambutannya mengucapkan selamat kepada Letda Pnb Adnan dan Letda Pnb Wisnu atas keberhasilan dan kesuksesan pencapaian terbang solo yang berlangsung dengan aman dan lancar.

“Keberhasilan ini tentunya meningkatkan profesionalisme guna menunjang kelancaran kedinasan yang menjadi tanggung jawab saudara. Disisi lain, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran dan dukungan Komandan Skadron Udara 1 beserta jajarannya yang berdedikasi tinggi serta profesional,” kata Marsma TNI Palito Sitorus.

Skadron Udara 1, lanjut Danlanud, merupakan salah satu komponen unsur pelaksana operasional Lanud Supadio, dan bagian integral yang tidak terpisahkan dari kekuatan udara yang dimiliki TNI AU, mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam rangka terselenggaranya operasi udara yang dilaksanakan TNI AU.

“Lanud Supadio dalam hal ini Skadron Udara 1 Wing 7, dipercayakan untuk mencetak kader-kader penerbang pesawat tempur Hawk 100/200 yang handal dan profesional, untuk mengawaki serta mengoperasikan pesawat tersebut. Dan pada gilirannya nanti para penerbang muda akan menggantikan senior-seniornya, sehingga dimasa mendatang tidak terjadi kesenjangan sumber daya manusia khususnya para penerbang,” jelas Danlanud.

Ia menambahkan saat ini tradisi terbang solo di Skadron Udara 1 telah dilaksanakan dengan baik namun kita tidak boleh cepat berpuas diri, karena dibalik keberhasilan tentunya tidak menutup kemungkinan, akan ditemui kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaannya.

“Hal tersebut hendaknya dapat dicermati sekaligus dijadikan sebagai bahan evaluasi, sehingga pelaksaaan program latihan yang sama di masa mendatang dapat dilaksanakan dengan lebih baik sesuai harapan kita bersama,” pungkas Marsma TNI Palito Sitorus.

Salah seorang penerbang yang sukses terbang solo Letda Pnb Adnan Dodi Prakoso tidak dapat menyembunyikan kebahagiannya. “Saya sangat bahagia dan bangga karena dapat berhasil terbang solo. Hal ini menjadi pengalaman berharga bagi saya dalam meniti karier sebagai penerbang tempur dan saya bangga bisa mengawaki pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 1,” jelas Pama Alumni AAU 2016. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *