Usai Jambret. Pelaku di Bekuk Tim Merpati Polres Singkawang

oleh -57 views

Singkawang ,BorneoneTV  – Seorang jambret Berinisial MWberhasil di amankan warga usai menjambret seorang ibu rumah tangga di Jalan Kurau Kelurahan Condong Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang minggu (6/4/2019)

Pelaku yang kabur menggunakan sepeda motor Vega bernopol KB 4528 TP ini berhasil di amankan warga dan anggota TNI Dari Brigif 19/khatulistiwa Di Gang Bering 2 kelurahan Condong Kecamatan Singkawang Tengah.

Dan UNIT merpati Polres Singkawang IPDA Agung Banu. mengatakan. Penangkapan ini berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa telah di amankan seorang jambret.

“Dari laporan tersebut. Tim merpati langsung mengamankan tersangka di TKP. dan melakukan interogasi terhadap tersangka. Sambil berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Singkawang,” katanya.

Dari introgasi yang di lakukan. Sat reskrim dan tim merpati Polres Singkawang pelaku intro gasi dan tersangka berkelak bahwa bukan ia pelakunya.

“Tersangka awalnya tidak mengaku. Setelah kurang lebih 1 jam pelaku mengaku bahwa ia pelakunya. Dan mengambil tas milik korban ” Katanya.

Berdasarkan pengakuan tersangka. Sat Reskrim dan tim merpati langsung melakukan pengembangan dan mengambil barang bukti Hasil curiannya tersebut di lokasi awal di gg Beringin 2 kelurahan Condong.

“Dari pengembangan di saksikan ibu RT. Polisi berhasil mengamankan 2 buah HP dan satu buah tas milik korban yang di simpan di bawah kolong rumah warga,” katanya.

Akibat perbuatanya tersangka langsung di amankan dan di bawa untut reskrim Polres Singkawang guna pengembangan lebih lanjut.

Sementara itu. Korban rika mengaku telah menjadi korban di mana pelaku tersebut mengambil tas miliknya.

“Saat itu saya sedang jalan. Di simpang Tanelenta tas saya di jambret plaku dan saya berteriak. Lalu pelaku di kejar warga,” katanya.

Sementara itu. Saksi mata anggota TNI Satuan Brigif Gui Andi mengatakan. Mendengar terima tersebut dirinya bersama warga lain langsung mengejar pelaku.

Sementara itu ketua RT Sa’iyah yang menyaksikan pengambilan barang bukti sempat mengamuk kesal lantaran tersangka ini merupakan warga asing.

“Ini bukan warga saya. Kurang ajar. Bikin malu.” Ujar ibu RT berteriak kesal terhadap tersangka yang merupakan warga Selakau Kabupaten Sambas.

Sementara itu pelaku MW mengaku terpaksa melakukan pencurian dengan kekerasan (jambret) lantaran memiliki Hutang dengan temanya.

“Saya di suruh. Lantaran saya ada hutang dengan teman saya sebesar Rp. 100.000. Itu hutang narkoba, kau tidak di bayar saya akan di bunuh,” katanya.(jarwok).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *