Wabup KKR : Hormati Perbedaan Pilihan

oleh -22 views

 

Kubu Raya-BorneoneTV.  Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyatakan pemerintah ingin memastikan Pemilihan Umum Serentak 17 April 2019 berjalan lancar. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah membentuk tim untuk melakukan pemantauan di seluruh wilayah Kabupaten Kubu Raya. Masing-masing tim akan melakukan pemantauan pelaksanaan pemungutan suara sesuai wilayah tugasnya.
“Jadi kita minta keikhlasan teman-teman pegawai, camat, dan kepala OPD yang akan turun langsung ke seluruh wilayah di Kubu Raya untuk melakukan monitoring dan pemantauan langsung di lapangan. Kita harus pastikan bahwa kegiatan pemungutan suara dapat berjalan lancar,” ujar Sujiwo di sela kunjungannya ke kantor KPU dan Bawaslu Kabupaten Kubu Raya serta PPK Sungai Ambawang, Selasa (16/4).

Sujiwo menegaskan pemerintah daerah menginginkan proses pemungutan suara di seluruh wilayah di Kabupaten Kubu Raya berlangsung kondusif. Sehingga masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia menerangkan upaya pemantauan sekaligus untuk membantu tugas TNI dan Polri dalam menjaga suksesnya rangkaian proses pelaksanaan pemilu.
“Kita pemerintah juga melakukan monitor dan pemantauan bahwa masyarakat kita bebas dalam menentukan pilihan dan memberikan hak-haknya dalam menentukan masa depan bangsa untuk lima tahun ke depan. Kita ingin menciptakan rasa aman bagi masyarakat kita dalam memberikan hak pilihnya,” imbuh Sujiwo.

Karena itu, Sujiwo mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menunaikan hak pilihnya. Karena, menurut dia, satu suara sangat berharga dalam menentukan masa depan dan nasib bangsa lima tahun ke depan. Secara khusus ia pun meminta masyarakat untuk saling menghormati pilihan masing-masing. Dirinya menyebut perbedaan pilihan sebagai hal yang lumrah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kubu Raya agar datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Satu suara sangat penting bagi masa depan bangsa. Kita juga minta agar masyarakat tidak saling menebar kebencian, tidak saling ngolok dan caci karena beda pilihan. Setiap orang bebas menentukan haknya tanpa harus dipaksa dan ditakut-takuti,” pungkasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kubu Raya, Karyadi, memastikan seluruh logistik pemilu yang telah didistribusikan ke semua lokasi pemungutan suara berada dalam keadaan aman. Ia mengungkapkan logistik pemilu telah tuntas didistribusikan ke sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya. Meski begitu, pihaknya tetap memonitor untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan logistik.

“Kita juga disiapkan speedboat dari pemerintah daerah untuk mengatasi kekurangan-kekurangan logistik,” tambahnya.
Karyadi menerangkan pengawasan dan penjagaan di tiap TPS semakin diintensifkan dengan melibatkan unsur TNI dan Polri. Adapun jumlah personel tergantung tingkat kerawanannya.
“Jika tingkat kerawanan tinggi, maka TNI dan Polri yang ditempatkan lebih dari satu,” sebutnya.
Ia menyatakan tidak ada kendala berarti saat proses pendistribusian logistik pemilu. Sehingga logistik dipastikan tiba di setiap TPS dengan aman.
“Sampai hari ini belum ada laporan logistik yang mengalami kerusakan, sehingga kami pastikan dalam kondisi aman,” tuturnya.
Senada Karyadi, anggota Bawaslu Kabupaten Kubu Raya, Gustiar, mengatakan hingga kini proses persiapan pelaksanaan pemilu berlangsung lancar. Mulai Panwascam, PPD, dan PPS terus menertibkan alat peraga kampanye (APK).
“Sehingga pada hari pelaksanaan pemungutan suara tidak ada lagi APK yang ditemukan,” ujarnya.

Gustiar menyatakan pihaknya terus melakukan patroli pengawasan terkait adanya indikasi-indikasi politik uang. Selain itu Bawaslu juga juga ikut mengawal pendistribusian logistik hingga ke TPS.
“Sejak beberapa hari yang lalu kami patroli, baik siang maupun malam dengan menelusuri wilayah yang kami anggap rawan terindikasi politik uang,” terangnya. (Tim/Ismail)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *